Wabup Lathifah Buka Lomba Pramuka Malang Open di SMP An-Nur Al-Anwar

Zona Malang – Bululawang, Sabtu 25 Oktober 2025 pagi. Wakil Bupati Malang Dra. Hj. Lathifah Shohib bertindak sebagai pembina upacara pembukaan Lomba Pramuka tingkat Malang Open di SMP An-Nur Al-Anwar, Jalan Diponegoro IV, Kecamatan Bululawang. Upacara dihadiri Camat dan Forkopimcam Bululawang, Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Malang Raya, kepala sekolah, para guru, pembina, serta ratusan peserta dari berbagai satuan.

Dalam amanatnya, Lathifah menegaskan Pramuka telah lama menjadi pilar pembinaan generasi muda. Melalui latihan rutin dan kegiatan lapangan, peserta didik tidak hanya menerima teori, tetapi menghidupkan nilai tanggung jawab, kerja sama, disiplin, kepemimpinan, kemandirian, dan kepedulian sosial di situasi nyata.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Malang, ia menyampaikan apresiasi kepada panitia, para pembina, dan semua pihak yang mempersiapkan gelaran ini. Menurutnya, kerja kolektif yang terlihat sejak persiapan hingga pelaksanaan mencerminkan semangat gotong royong yang mengakar di Kabupaten Malang.

“Kami berharap seluruh rangkaian lomba berjalan lancar dan memberi manfaat sebesar-besarnya bagi peserta,” ujar Lathifah. Ia menilai format trofeo dan lomba keterampilan kepramukaan menjadi ruang aktualisasi yang sehat bagi remaja untuk menguji karakter dan sportivitas.

Wakil bupati mengingatkan bahwa kegiatan hari ini bukan semata mengejar piala. Agenda ini ia sebut sebagai wahana pembelajaran, ajang silaturahmi antargugus depan, sekaligus sarana menumbuhkan kebersamaan lintas sekolah dan kecamatan di Malang Raya.

“Harapan saya, Malang Open bisa menjadi agenda tahunan. Bukan hanya kompetisi, tetapi juga perayaan kreativitas dan kepemimpinan generasi muda,” kata Lathifah. Ia menyebut dukungan pemerintah daerah terhadap ekosistem kepramukaan akan terus diperkuat melalui kolaborasi sekolah, kwartir, dan komunitas.

Kepada peserta, Lathifah menyampaikan pesan khusus agar mengikuti setiap mata lomba dengan semangat tinggi. Ia mendorong adik-adik Pramuka untuk berani mencoba hal baru, jujur dalam bertanding, dan menjadikan pengalaman sebagai guru terbaik sepanjang proses.

“Menang itu membanggakan, tetapi yang lebih penting adalah pelajaran berharga yang kalian bawa pulang dari lapangan,” tuturnya menutup amanat.

Pembukaan ditandai laporan kesiapan lomba dari panitia dan penyematan tanda peserta. Usai upacara, Wabup meninjau sejumlah pos lomba serta berdialog singkat dengan pembina dan peserta mengenai kesiapan materi, keamanan peralatan, dan dukungan sarana di lokasi. Dengan start yang tertib, panitia menargetkan seluruh nomor lomba rampung sesuai jadwal dan hasilnya diumumkan pada penutupan sore hari.