Wakil Bupati Malang Buka Konferensi Cabang XII GP Ansor: Harapkan Lahir Program Strategis untuk Pemberdayaan Pemuda dan Stabilitas Sosial

Di Kabupaten Malang, PC GP Ansor telah aktif sejak lama, terlibat dalam berbagai program sosial seperti pengamanan acara keagamaan, pendidikan karakter pemuda, dan bantuan kemanusiaan…

Zona Malang – Suasana penuh semangat mewarnai pembukaan Konferensi Cabang XII Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor Kabupaten Malang yang berlangsung di Hall Hotel Kanjuruhan, Kepanjen, pada Sabtu sore (22/11/2025). Wakil Bupati Malang Dra. Hj. Lathifah Shohib didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Malang Dr. Ir. Budiar, M.Si, secara resmi membuka acara tersebut. Kehadiran mereka menandai dukungan penuh pemerintah daerah terhadap gerakan pemuda berbasis keagamaan ini.

Acara yang digelar selama dua hari hingga 23 November 2025 ini turut dihadiri tokoh-tokoh penting, termasuk Pimpinan Pusat GP Ansor H. A Rifqi Al Mubarok, Ketua Pengurus Wilayah GP Ansor Jawa Timur H. Musaffa Safril, M.H, Ketua PC NU Kabupaten Malang KH. Hamim Kholili, serta Ketua PC GP Ansor Kabupaten Malang H. Fakhrurrozi, SE., M.M. Konferensi ini menjadi ajang musyawarah untuk menyusun program-program ke depan, dengan fokus pada penguatan ukhuwah dan sinergi antarlembaga.

Dalam sambutannya, Bu Nyai Lathifah menyampaikan apresiasi atas dedikasi kader Ansor yang telah berkontribusi bagi masyarakat. Ia berharap musyawarah ini melahirkan inisiatif strategis yang realistis dan berdampak langsung, khususnya dalam pemberdayaan pemuda serta menjaga stabilitas sosial di Kabupaten Malang.

“Teruslah berkolaborasi dengan pemerintah, organisasi pemuda, dan pihak lain untuk memperluas manfaat program sosial Ansor,” pesannya. Ia juga menitipkan doa agar Ansor tetap menjadi penggerak perubahan positif, menjaga nilai-nilai Islam dalam kerangka NKRI, serta membentuk pemimpin yang berintelektual dan berakhlak mulia.

PC GP Ansor Kabupaten Malang

Konferensi ini juga menjadi sorotan karena adanya pemilihan ketua baru, di mana nama Gus Zulham disebut sebagai pesaing kuat bagi petahana. Fatkhurrozi, ketua saat ini, mendorong diskusi gagasan kritis daripada sekadar fokus pada figur, guna memastikan kelanjutan program yang inovatif. Momentum ini diharapkan memperkuat peran Ansor di tengah masyarakat, terutama dalam menghadapi tantangan sosial dan keagamaan kontemporer.

Sebagai informasi tambahan, Gerakan Pemuda Ansor merupakan badan otonom Nahdlatul Ulama yang didirikan pada 1934, dengan jutaan anggota di seluruh Indonesia. Di Kabupaten Malang, PC GP Ansor telah aktif sejak lama, terlibat dalam berbagai program sosial seperti pengamanan acara keagamaan, pendidikan karakter pemuda, dan bantuan kemanusiaan pascabencana.

Data dari PW GP Ansor Jatim menunjukkan bahwa cabang Malang telah melatih lebih dari 5.000 kader dalam lima tahun terakhir, berkontribusi pada penurunan angka kenakalan remaja di wilayah pedesaan hingga 15% melalui program kepemudaan berbasis agama.

Bagi PC GP Ansor Kabupaten Malang, disarankan untuk mengintegrasikan teknologi digital dalam program-programnya, seperti aplikasi untuk koordinasi kegiatan sosial dan pendidikan online, guna menjangkau generasi muda yang lebih luas.

Selain itu, pemerintah daerah bisa memperkuat kemitraan dengan menyediakan dana hibah khusus untuk inisiatif pemuda, sementara kader Ansor diimbau meningkatkan kolaborasi lintas organisasi untuk mengatasi isu seperti radikalisme dan pengangguran. Langkah-langkah ini akan memastikan Ansor tetap relevan sebagai motor perubahan di era modern, sambil menjaga nilai-nilai tradisional NU.