Wabup Malang Bawa Usulan Pendidikan ke Kemendikdasmen RI

Wakil Bupati Malang Lathifah Shohib kunjungi Kemendikdasmen RI, ajukan usulan revitalisasi sekolah dan peningkatan kapasitas guru.

Zona Malang – Upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Malang terus digencarkan oleh Wakil Bupati Malang Dra. Hj. Lathifah Shohib. Senin (12/1), Bu Nyai Lathifah melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Pendidikan Dasar Menengah Republik Indonesia (Kemendikdasmen RI) dan diterima langsung oleh Staf Khusus Menteri, Didik Suhardi, Ph.D.

Dalam pertemuan tersebut, Wabup Malang membawa sejumlah usulan strategis, salah satunya terkait pengamanan kembali kuota program nasional revitalisasi sekolah. “Alhamdulillah, Pak Didik Stafsus berkomitmen untuk mengakomodir kembali kuota serta beberapa usulan dari kita.

Stafsus juga menyatakan bahwa salah satu prioritas dari Bapak Presiden Prabowo Subianto adalah menyiapkan generasi unggul di sektor pendidikan. Untuk itu Kementerian siap berkomitmen akan selalu mendukung pendidikan di Kabupaten Malang, apalagi di sana ada SMA Taruna Nusantara yang hari ini dikunjungi oleh Bapak Presiden,” ujar Lathifah.

Selain revitalisasi sekolah, Wabup Malang juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas tenaga pendidik, khususnya guru di sekolah swasta. Ia menilai bahwa kualitas guru menjadi faktor penentu dalam mencetak generasi unggul.

Tidak hanya itu, Lathifah juga mengusulkan adanya program pendidikan luar sekolah untuk meminimalisir angka anak putus sekolah di Kabupaten Malang. Menurutnya, pendidikan alternatif perlu diperkuat agar setiap anak tetap memiliki akses belajar meski menghadapi keterbatasan.

Terkait aspirasi dari sekolah SMA dan SMK, Wabup Malang menegaskan bahwa meski secara administratif berada di bawah naungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dirinya tetap merasa memiliki tanggung jawab moral.

“Lokasi dan peserta didiknya berasal dari Kabupaten Malang, maka sudah menjadi kewajiban saya sebagai wakil bupati untuk menyuarakan aspirasi mereka ke kementerian,” tegasnya.

Kunjungan ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Malang dalam memperjuangkan pemerataan pendidikan, sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat demi menyiapkan generasi unggul di masa depan.