Bupati Malang UB Bahas Proyek Insinerator Waste to Energy

Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi melaksanakan audiensi dengan UB bahas proyek insinerator waste to energy untuk pengelolaan sampah berkelanjutan di Kabupaten Malang

Zona Malang — Bupati Kabupaten Malang Drs. H. M. Sanusi, M. M, melaksanakan audiensi resmi dengan Universitas Brawijaya (UB) pada Jum’at, 6 Maret 2025 siang, di Ruang Rektor Lantai 6 kampus utama UB. Acara ini dihadiri langsung oleh Rektor UB Prof. Widodo, S.Si., M.Si., Ph.D.Med.Sc., beserta para civitas akademika UB dan jajaran kepala perangkat daerah Kabupaten Malang yang terkait dengan pengelolaan sampah.

Pada audiensi ini, kedua pihak membahas proyek Insinerator Waste to Energy (WtE) yang saat ini sedang menjadi fokus pengembangan oleh Danantara Indonesia. Proyek ini bertujuan mengubah limbah sampah menjadi sumber energi, terutama energi listrik, namun masih membutuhkan perhitungan detail yang matang untuk memastikan kelayakan teknis dan finansial. Meskipun begitu, inovasi ini dianggap sebagai langkah tepat yang dapat memberikan dampak positif bagi pengelolaan sampah dan ketahanan energi di wilayah Malang.

Kabupaten Malang sendiri memiliki berbagai potensi pembangunan yang terus dikembangkan secara berkelanjutan. Saat ini, Pemerintah Kabupaten Malang tengah menjalankan program nasional ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang digagas oleh Presiden RI. Program ini merupakan inisiatif bersama yang didukung oleh berbagai lembaga, termasuk Polri dan pemerintah daerah, dengan tujuan menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan melalui pengelolaan sampah, penghijauan, dan penerapan pola hidup sehat.

Bupati Malang menjelaskan bahwa program ASRI difokuskan pada aksi nyata yang dilakukan secara berkelanjutan di tengah masyarakat, sehingga dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi seluruh warga Kabupaten Malang. Ia menegaskan bahwa pengelolaan sampah yang optimal merupakan salah satu pilar utama keberhasilan program ini.

Seiring dengan berjalannya berbagai program pembangunan di Kabupaten Malang, sejumlah menteri juga telah melaksanakan program kerja di wilayah ini. Saat ini, Universitas Brawijaya turut menjajaki kemungkinan kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Malang dalam pengembangan dan pengelolaan sampah, sebagai upaya bersama untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan audiensi, Bupati Malang menyampaikan bahwa pihaknya siap untuk menjalin kerja sama dengan UB apabila lokasi pembangunan insinerator telah ditentukan dan seluruh persiapan teknis maupun administrasi telah siap. Ia berharap kolaborasi ini dapat menjadi langkah konkret dalam mengatasi persoalan pengelolaan sampah di Kabupaten Malang dan sekitar lingkungan Universitas Brawijaya, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.

Kesempatan audiensi ini juga selaras dengan Peraturan Presiden No. 109/2025 yang menetapkan program WtE/PSEL Danantara Indonesia sebagai bagian dari upaya mengatasi permasalahan sampah di perkotaan. Program ini bertujuan untuk memperkuat pengelolaan sampah perkotaan, mengurangi ketergantungan pada pembuangan sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), serta mendukung pembangkit energi yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.