Zona Malang – Pabrik tusuk sate di Kecamatan Pakis Kabupaten Malang mengalami kebakaran hebat pada Jumat (11/8/2023) subuh tadi. Kebakaran ini mengusik warga Desa Saptorenggo Kecamatan Pakis Kabupaten Malang yang sedang terlelap tidur.
Api dengan cepat membakar hampir seluruh bagian bangunan yang saat itu sedang kosong di pabrik biting ini.
Pemilik pabrik tusuk sate ini bernama Irawan, 48 tahun, yang lokasinya berada di Dusun Bulu Rejo RT 04 RW 05 Desa Saptorenggo Kecamatan Pakis Kabupaten Malang.
Menurut informasi yang kami himpun, api diketahui sudah mengamuk sejak sekitar pukul 3.00 WIB. Kejadian itu mulanya diketahui pemiliknya yang hendak memeriksa kondisi pabrik tusuk sate jelang subuh.
Sementara itu, penurut saksi, saat kejadian ini tidak ada penghuni atau pekerja dalam pabrik saat kebakaran terjadi.
“Adik perempuan dari pemilik melaporkan ke petugas Polsek Pakis lanjut diteruskan petugas pemadam kebakaran,” bebernya .
Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran (BPPK) Satpol-PP Kabupaten Malang Sigit Yuniarto menyampaikan, pihaknya menerima laporan sekitar pukul 4.30 dan langsung menerjunkan tim untuk membantu pemadaman api.
“Sampai di lokasi dan melakukan tindakan penanggulangan mulai 04.40 WIB. Api cukup cepat membakar hampir semua bagian yang mudah terbakar. Terutama gudang penyimpanan,” jelas Sigit.
Tak lama setelah penyemprotan dilakukan, nyala api mulai berhasil dikendalikan. Tim penanganan berseragam melaksanakan proses penyiraman secara menyeluruh. Tindakan ini diambil dengan alasan mencegah kemungkinan munculnya kembali api, baik dari struktur bangunan maupun dari bahan tusuk sate yang mungkin masih mengandung bara.
Sejumlah armada pemadam kebakaran dikirimkan ke tempat kejadian. Tim ini dibantu oleh unit ambulans sebagai langkah pencegahan. Meskipun peristiwa ini tidak menelan korban jiwa, kerugian material yang harus ditanggung oleh pemilik mencapai jumlah yang signifikan. Saat ini, pihak kepolisian dan petugas pemadam kebakaran tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut karena penyebab pasti kebakaran belum teridentifikasi.
“Baru pada pukul 09.50 WIB api akhirnya berhasil dikuasai. Penyebab kebakaran masih menjadi fokus penyelidikan. Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan. Adapun perkiraan kerugian materi mencapai sekitar 500 juta rupiah,” demikian pernyataannya.
Kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.







