Pak Midun dan Kekecewaan Arek Malang

Zona Malang – Pak Midun, seorang ASN dari Kota Batu, berangkat mengayuh sepeda dengan membawa replika keranda.

Berangkat pada 3 Agustus lalu, beliau tidak bertujuan untuk menemui siapapun.

Perjalanannya dari Malang menuju Jakarta hanya dengan satu tujuan, mengingatkan bahwa Tragedi Kanjuruhan belum sepenuhnya usai.

Bahkan, sesampainya di Gelora Bung Karno, beliau juga tidak ditemui satupun “orang penting” dari unsur yang terkait tragedi sepakbola terbesar kedua didunia tersebut. Tak ada perwakilan aparat, DPR, bahkan PSSI.

Pria bernama asli Miftahuddin Ramli itu membawa beberapa pesan keluarga korban #TragediKanjuruhanSatu diantaranya adalah pesan untuk Presiden @jokowi agar tak melupakan janjinya saat di RSSA untuk kawal proses hukum Kanjuruhan.

Dan yang pasti, pesan utama beliau yang tertulis di keranda, “Justice For Kanjuruhan”.
Yang menarik, selama perjalanan Malang – Jakarta, Pak Midun tidak pernah lepas dari pengawalan elemen suporter tempat beliau melintas.

Di Surabaya, Bonek menyambut dan mengawal beliau dengan baik.
Di Jawa Barat hingga Jakarta, Bobotoh dan Jakmania pun ekstra ketat mengawal beliau.
Sempat ada isu Pak Midun akan dicelakai oleh pihak tertentu saat mendekati Jakarta.
Faktanya, beliau sampai ke GBK dengan selamat.

Dua hal yang bisa pak wali lihat dari perjalanan beliau. Pertama, Pak Midun sekali lagi membuktikan bahwa Tragedi Kanjuruhan menyadarkan banyak sekali pecinta sepakbola bahwa rivalitas hanya dilapangan dan tidak perlu ada nyawa yang melayang oleh karenanya.

Atas nama perjuangan dan kemanusiaan, Bonek, Bobotoh, dan banyak suporter lain bersepakat Pak Midun harus menyelesaikan misinya dengan aman.

Kedua, ruwetnya penanganan Tragedi Kanjuruhan menambah daftar panjang luka Arek Malang setelah dualisme klub.

Ditambah lagi fakta bahwa pemerintah ngotot merenevosi Kanjuruhan, yang sampai detik ini belum pernah dilakukan gelar perkara di lokasi tersebut.

Sekali lagi pak wali mau bilang, MALANG MENYIMPAN BOM WAKTU !!!

Salam,
Pak #WalikotaKepanjen

Sumber: Twitter