Kecelakaan Rombongan Truk di Bantur saat Menuju Pantai Banyu Meneng, 2 Korban Meninggal Dunia

Zona Malang – Dua nyawa melayang dan puluhan orang mengalami luka-luka dalam sebuah insiden kecelakaan truk terguling di Malang pada Sabtu malam (7/10). Mereka adalah rombongan wisata yang dalam perjalanan menuju pantai Banyu Menang . Kecelakaan tersebut terjadi di Jalan Raya Bantur, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang.

Menurut informasi, truk rombongan wisata itu berasal dari Wandanpuro, Bululawang. Truk Mitsubishi jenis PS 120 berwarna kuning dengan nomor polisi N-8892-DD itu dikemudikan oleh M. Zainul Kirom (23), seorang warga Desa Wandanpuro, Bululawang.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Malang, Ipda Joko Taruna, menjelaskan bahwa truk tersebut sedang melaju dari arah utara ke selatan ketika mengalami kegagalan rem. Hal ini menyebabkan truk kehilangan kendali, menabrak pagar pembatas rumah warga, dan akhirnya terguling.

Truk tersebut juga menabrak rumah milik warga bernama Sutini (63), yang juga ikut menjadi korban dalam insiden ini.

Sembilan orang penumpang mengalami luka-luka parah dan segera dilarikan ke RSUD Kanjuruhan Kepanjen. Satu orang penumpang lainnya dirawat di RS Wava Husada Kepanjen, sementara belasan penumpang mengalami luka ringan.

Kecelakaan tersebut merenggut nyawa dua korban, yaitu Adi Cahyanto (35) dan Mokhamad Ali (44), keduanya merupakan warga Jalan Sidodadi II, Wandanpuro, Bululawang. Kedua korban tersebut mengalami luka pada kepala yang cukup serius. Mokhamad Ali dievakuasi ke RSUD Kanjuruhan Kepanjen, sementara Adi Cahyanto meninggal dunia di tempat kejadian.

Joko menyebut bahwa anggota Unit Gakkum bersama unit laka segera turun ke lapangan untuk melakukan TPTKP (Tempat Perkara Tindak Kriminalitas dan Lalu Lintas). “Dua korban meninggal dunia di lokasi kejadian dan dievakuasi ke RSUD Kanjuruhan,” kata Joko.

Hingga saat ini, beberapa korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit, sementara kendaraan rombongan tersebut diamankan oleh petugas. Total korban luka dalam kecelakaan ini mencapai 29 orang.

Sumber: Dari berbagai sumber