Malang, 30 November 2023 – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) berencana akan menaikkan insentif guru Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) dan Taman Kanak-kanak (TK) di Kota Malang, di tahun 2024 mendatang.
Kenaikan insentif tersebut sebesar Rp 150 ribu, dari semula Rp 600 ribu menjadi Rp 750 ribu. Kenaikan ini disesuaikan dengan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Malang.
“Tunjangan Rp 750 ribu itu di APBD 2024. Insyaallah 99 persen sudah pasti di Rp 750 ribu,” kata Kepala Disdikbud Kota Malang, Suwarjana, Sabtu (25/11/2023) lalu.
Kenaikan insentif ini akan diberikan kepada seluruh guru Paud dan TK di Kota Malang, yang berjumlah sekitar 2.880 orang.
“Insyaallah nanti seperti itu (ada kenaikan insentif) Rp 150 ribu. Tetapi kan APBD 2024 belum di dok, kan kita pengajuan dulu. Mudah-mudahan nanti bisa,” ucap Kabid Pembinaan PAUD dan Pendidikan Informal Disdikbud Kota Malang, Andayun Sri Afriana.
Ketua Komisi D DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Siradhuta, mengatakan bahwa rencana kenaikan insentif tersebut sudah ditetapkan di tahun 2024 dan mulai Januari mendatang.
“Di 2024 sudah kita tetapkan naik sudah. Jadi per bulannya Rp 750 ribu dari Rp 600 ribu. Itu sudah disiapkan untuk nanti 2024, mulai bulan Januari nanti,” ujar Amithya.
Menurutnya, apresiasi tersebut masih belum cukup dan masih sangat jauh untuk mengganti jasa para guru. Namun, pihaknya berharap bahwa itu merupakan awal dimana Pemerintah Kota Malang bisa berkomitmen lebih, untuk bisa memberikan bentuk apresiasi kepada para pahlawan tanda jasa itu.
“Jadi kami berharap di beberapa tahun ke depan skema kenaikan itu untuk kesejahteraan guru paud itu masih bisa kita rencanakan dengan baik,” pungkasnya.
Kenaikan insentif ini disambut baik oleh para guru Paud dan TK di Kota Malang. Mereka berharap kenaikan ini dapat meningkatkan kesejahteraan dan motivasi mereka dalam mengajar.***







