Jakarta, 16 Desember 2023 – Pasangan capres-cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, menegaskan keseriusan mereka dalam mewujudkan salah satu program unggulan mereka, yakni makan siang dan minum susu gratis di sekolah, jika terpilih sebagai presiden dan wakil presiden.
Prabowo menyatakan bahwa program tersebut bukan hanya sebagai inisiatif lokal, melainkan juga sebagai respons terhadap rekomendasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) kepada seluruh negara di dunia.
“PBB mengatakan, program ini adalah langkah tepat untuk mengurangi kemiskinan, menghilangkan angka (anak) kekurangan gizi, dan stunting. Ini akan membawa suatu bangsa bangkit menjadi bangsa yang kuat,” ujar Prabowo dalam keterangannya pada Sabtu (16/12/2023).
Menurut Prabowo, pihaknya telah melakukan perhitungan dan persiapan teknis pelaksanaan program tersebut. Jika terpilih, mereka akan serius mengimplementasikan program makan siang gratis dan minum susu gratis untuk semua anak Indonesia, bahkan yang masih di kandungan ibunya.
Saat ini, Prabowo mencatat bahwa 76 negara di dunia telah menerapkan program makan siang gratis di sekolah, sedangkan tujuh negara, termasuk Indonesia, tengah dalam proses persiapan untuk melaksanakan program serupa.
Meskipun masih ada pihak yang pesimistis terkait kebijakan ini, Prabowo yakin bahwa program tersebut akan membantu anak-anak Indonesia tumbuh sehat, kuat, dan cerdas. Ia menekankan bahwa anak-anak yang sehat dan cerdas akan menjadi modal penting bagi perkembangan Indonesia ke arah yang lebih maju.
Lebih lanjut, Prabowo menegaskan bahwa program makan siang gratis dan minum susu gratis di sekolah tidak bertujuan untuk menggantikan program-program lain seperti Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Sembako, Kartu Prakerja, dan Program Keluarga Harapan (PKH). Program-program tersebut tetap akan dilanjutkan karena telah terbukti efektif dalam mengatasi kemiskinan mutlak di Indonesia.
Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Hashim Djojohadikusumo, sebelumnya telah mengungkapkan rincian program ini. Menurutnya, sekitar 44 juta anak sekolah dan 30 juta anak pra-sekolah di Indonesia akan menjadi penerima manfaat dari program ini.
Total sasaran program mencakup sekitar 77 juta orang, termasuk ibu hamil. Hashim menjelaskan bahwa realisasi program makan siang gratis setiap hari diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp 400 triliun per tahun, yang telah melalui perhitungan dari tim ahli.
Pihak Prabowo-Gibran memiliki rencana untuk menjalankan program ini dengan melibatkan UMKM, badan usaha milik desa, dan koperasi sebagai pemasok bahan pokok yang dibutuhkan, seperti ayam, telur, nasi, ikan, dan kacang hijau. Program ini diharapkan dapat membawa Indonesia menuju tingkat kemakmuran dan kekuatan yang lebih besar di masa depan.***







