Polri Bersiap Hadapi Tantangan Kejahatan Siber dengan Pembentukan Pasukan Siber di Setiap Polda

Zona Malang – Polri mengambil langkah cepat menghadapi tantangan kejahatan siber yang semakin kompleks dengan mempersiapkan pembentukan pasukan siber di setiap Polda di seluruh Indonesia. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari visi Polri 4.0 dalam menghadapi era digital yang terus berkembang. Saat ini, baru terdapat 9 Polda yang memiliki direktorat siber.

Menurut Kapuslitbang Polri, Brigjen Pol Iswyoto Agoeng Lesmana Doeta, pembentukan Direktorat Reskrim Siber di setiap Polda diharapkan dapat meningkatkan respons dan efisiensi dalam menangani kasus-kasus kejahatan siber yang semakin merajalela.

“Pembentukan Direktorat Reskrim Siber di setiap Polda diharapkan dapat meningkatkan respons dan efisiensi dalam menangani kasus-kasus kejahatan siber yang semakin kompleks,” ujar Iswyoto kepada wartawan pada hari Selasa, tanggal 20 Februari 2024.

Langkah ini juga didukung dengan penelitian dan pengembangan di Siber Polri untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas penyidik siber serta menata struktur organisasi Subdirektorat di tingkat Polda.

Analis Utama Puslitbang Polri, Kombes Pol Ade Djadja Subagdja, mengungkapkan bahwa meningkatnya serangan malware dan kejahatan siber menunjukkan bahwa kapasitas yang dimiliki oleh DIT Tipidsiber Bareskrim Polri saat ini telah mencapai titik overload.

“Pembentukan pasukan siber di setiap Polda menjadi solusi untuk mengatasi tantangan kejahatan virtual yang semakin kompleks,” ujar Ade Djadja.

Penelitian dan pengembangan di Siber Polri perlu terus dilakukan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas penyidik siber serta menata struktur organisasi Subdirektorat di tingkat Polda. Hal ini diharapkan dapat memperkuat kemampuan Polri dalam menghadapi ancaman kejahatan siber yang semakin berkembang.***