Jakarta Selatan – Polri telah mengambil langkah besar dengan mengerahkan sebanyak 155 ribu personel dalam Operasi Ketupat 2024. Hal ini diumumkan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo setelah menggelar rapat koordinasi lintas sektoral untuk persiapan operasi tersebut di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan pada Senin (25/3/2024).
Menurut Jenderal Listyo, operasi ini melibatkan sekitar 155.165 personel, dengan 69.969 di antaranya berasal dari berbagai stakeholder terkait. Operasi Ketupat 2024 akan berlangsung dari tanggal 4 hingga 16 April 2024 dan akan dioperasikan oleh Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri.
Operasi ini bertujuan untuk memastikan kelancaran dan keamanan arus mudik dan balik Lebaran 2024 atau Idul Fitri 1445 Hijriah. Jenderal Listyo juga menyampaikan bahwa terdapat peningkatan sebesar 56 persen dalam jumlah pemudik tahun 2024 dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
“Peningkatan signifikan ini mendorong Polri untuk menyusun strategi pengamanan yang lebih baik, termasuk dalam hal rekayasa lalu lintas dan pemetaan jalur mudik yang rawan kecelakaan,” ungkap Kapolri.
Strategi ini dianggap penting mengingat statistik kecelakaan lalu lintas menunjukkan penurunan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Kapolri menekankan pentingnya upaya pencegahan dan penanganan kecelakaan lalu lintas untuk memastikan keselamatan para pemudik selama periode mudik Lebaran.
Operasi Ketupat 2024 menjadi fokus utama Polri dalam menghadapi tantangan arus mudik yang semakin meningkat setiap tahunnya. Dengan penggelaran personel sebanyak ini, diharapkan kelancaran dan keamanan selama perayaan Idul Fitri dapat terjaga dengan baik.







