Hari Kesaktian Pancasila di Kota Batu: Upacara Khidmat dan Penghargaan untuk Pahlawan Keamanan

Kota Batu memperingati Hari Kesaktian Pancasila dengan cara yang istimewa. Tak hanya upacara khidmat, tetapi juga pemberian penghargaan kepada para penjaga keamanan kota yang berprestasi.

Zona Malang, BATU – Kota Batu memperingati Hari Kesaktian Pancasila dengan cara yang istimewa. Tak hanya upacara khidmat, tetapi juga pemberian penghargaan kepada para penjaga keamanan kota yang berprestasi.

Upacara yang digelar di Balaikota Among Tani, Selasa (1/10/2024), dipimpin langsung oleh Pj. Wali Kota Batu, Dr. Aries Agung Paewai SSTP MM. Mengusung tema “Bersama Pancasila Kita Wujudkan Indonesia Emas”, acara ini menjadi momen penting menjelang visi Indonesia Emas 2045.

“Ini bukan sekadar upacara. Ini momentum untuk meneguhkan komitmen kita pada Pancasila sebagai landasan menuju Indonesia yang maju dan sejahtera,” ujar Dr. Aries kepada Zona Malang.

Momen yang mencuri perhatian adalah penyerahan piagam penghargaan kepada personel TNI dan Polri. Beberapa nama yang mendapat apresiasi antara lain:

  1. Letkol Inf. Sumarsono, Danrem 0818/14
  2. Sertu Agus Rahman, Babinsa 0818/07
  3. IPDA Fery Angkoro Wibowo SH, Komit 2 Saterstafrin (PIDIKKR)
  4. Briptu Erik Wahyu Yudha Ba, Saterstafrin PIDIKKR

Kapolres Batu, AKBP Andi Yudha Pranata SH SIK MSi, menekankan makna mendalam dari peringatan ini. “Ini bukan hanya tentang masa lalu, tapi juga tentang masa depan. Pancasila adalah kompas kita menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

Pemberian penghargaan ini menjadi bukti nyata apresiasi Pemkot Batu terhadap dedikasi aparat keamanan. Mulai dari pengungkapan kasus narkoba besar hingga penanganan investasi ilegal, prestasi mereka patut diacungi jempol.

“Semoga semangat Pancasila semakin mengakar di hati setiap warga Batu. Ini modal kita mewujudkan kota yang lebih aman, sejahtera, dan berpancasila,” pungkas AKBP Andi.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Kota Batu tahun ini membuktikan bahwa nilai-nilai Pancasila bukan sekadar slogan. Ia menjadi landasan konkret dalam membangun kota dan negara yang lebih baik. (ZM/riz)