Kudus, Zona Malang – Sebuah penemuan arkeologis yang menghebohkan terjadi di Kudus, Jawa Tengah. Tim peneliti yang dipimpin oleh Prof. Truman Simanjuntak dari Centre for Prehistory and Austronesian Studies (CPAS) berhasil menemukan fosil elephas utuh di sebuah kebun jagung.
Temuan Langka di Lahan Pertanian
Fosil ini ditemukan di kebun milik Wagiran (50), warga Dusun Rangit Baru, Desa Terban, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus. Saat ini, proses ekskavasi masih berlangsung untuk mengungkap lebih banyak detail dari penemuan bersejarah ini.
Mirza Ansyori, salah satu arkeolog yang terlibat dalam ekskavasi, menyatakan, “Ini adalah satu dari sedikit penemuan kerangka elephas dari situs kala Pleistosen Tengah yang masih berada pada konteks kesatuan anatomis.”
Keunikan Situs Patiayam
Menurut para peneliti, kelengkapan anatomis fosil ini merupakan hal yang sangat jarang terjadi. Namun, situs manusia purba Patiayam telah beberapa kali menghasilkan temuan serupa, membuatnya dijuluki sebagai “kebun binatang purba” oleh para arkeolog.
Detail Temuan
Beberapa bagian fosil yang telah diekskavasi meliputi:
- Tulang rusuk hingga kepala
- Tulang tengkorak beserta rahang atas dan gigi
- Costae (tulang rusuk)
- Cervical vertebrae (tulang leher)
- Distal humerus (tulang lengan)
Perhatian Nasional
Anggota Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Tri Mumpuni, telah mengunjungi lokasi penemuan, menunjukkan signifikansi temuan ini bagi riset arkeologi nasional.
“Penemuan ini membuka lembaran baru dalam pemahaman kita tentang fauna purba di Jawa,” ujar Prof. Truman Simanjuntak. “Kami berharap analisis lebih lanjut akan memberikan wawasan berharga tentang ekosistem prasejarah di wilayah ini.”
Situs penemuan yang terletak di lereng Gunung Patiayam ini diperkirakan akan menjadi pusat penelitian arkeologi dalam waktu dekat. Para peneliti optimis bahwa masih banyak rahasia prasejarah yang tersimpan di kawasan ini.
(Laporan dan foto oleh Feri Latief @feri_latief untuk National Geographic Indonesia)







