MALANG, Zona Malang — Kota Malang kembali memilih duta wisatanya melalui ajang Pemilihan Kakang Mbakyu 2024. Acara yang digelar Sabtu (12/10/2024) di Malang Creative Center ini mengusung tema “Malang City: A City of Endless Potentials”, mencerminkan ambisi kota ini untuk diakui sebagai Kota Kreatif Dunia oleh UNESCO.
Nauval Hakim Rabbani dan Nova Astrina Rachmadani terpilih dari 250 peserta untuk menjadi wajah baru pariwisata Malang. Keduanya akan mengemban tugas penting dalam setahun ke depan, tidak hanya sebagai duta wisata, tetapi juga sebagai katalisator kreativitas kota.
Penjabat Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan, S.T., M.M., menekankan peran strategis para duta wisata ini. “Kakang Mbakyu adalah ujung tombak Kota Malang ke depan. Mereka harus berpikir keras bagaimana membangun pariwisata di kota dengan luas wilayah dan potensi alam yang terbatas,” ujarnya.
Pernyataan ini menyiratkan tantangan yang dihadapi Malang dalam mengembangkan sektor pariwisatanya, terutama bersaing dengan Kabupaten Malang dan Kota Batu yang memiliki keunggulan wisata alam.
Baihaqi, S.Pd, SE, M.Si, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kota Malang, menambahkan bahwa Kakang Mbakyu bukan sekadar simbol. “Mereka aktif berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan dan menyosialisasikan program pemerintah, khususnya di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif,” jelasnya.
Pemilihan ini terjadi di saat yang krusial, ketika Malang sedang berjuang untuk mendapatkan predikat Kota Kreatif Dunia dari UNESCO. Pengakuan ini diharapkan dapat menjadi katalis bagi pertumbuhan ekonomi kreatif dan pariwisata kota.
“Kami optimis pariwisata Kota Malang akan terus berkembang dengan potensi yang luar biasa sebagai Kota Kreatif,” tambah Iwan Kurniawan.
Namun, di balik optimisme tersebut, terdapat tantangan nyata. Malang perlu mengoptimalkan sumber daya terbatasnya untuk menciptakan daya tarik wisata yang unik dan kompetitif. Peran Kakang Mbakyu dalam konteks ini menjadi semakin vital, tidak hanya sebagai promotor wisata, tetapi juga sebagai agen perubahan yang mendorong inovasi dan kreativitas di kalangan pemuda Malang.
Dengan terpilihnya Nauval dan Nova, Kota Malang menaruh harapan besar pada generasi muda untuk membawa fresh perspective dalam pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif. Keberhasilan mereka dalam mengemban tugas ini akan menjadi indikator penting bagi kesiapan Malang menyandang gelar Kota Kreatif Dunia.







