Zona Malang. – Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-60 pada 2024, Pemerintah Kota Batu melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menyelenggarakan berbagai kegiatan kesehatan dengan tema “Gerak Bersama, Sehat Bersama”. Acara ini diisi dengan beragam kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Mulai tanggal 1 hingga 21 November, digelar Gebyar Posyandu di 194 Posyandu yang tersebar di seluruh Kota Batu. Puncak kegiatan berlangsung pada 12-14 November, dengan acara pemeriksaan kesehatan dan khitan massal di beberapa lokasi strategis seperti Balai Desa Punten, Balai Desa Mojorejo, dan Pasar Induk Among Tani. Rangkaian kegiatan HKN akan ditutup pada 22 November 2024 dengan acara puncak di Hotel Singhasari, yang sekaligus menjadi momentum peluncuran program Inovasi Layanan Posyandu (ILP).
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Batu, Aditya Prasaja, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan dukungan pemerintah terhadap kesehatan masyarakat. “Hari Kesehatan Nasional yang jatuh pada 12 November ini diperingati sebagai momen untuk mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan bersama. Dengan tema ‘Gerak Bersama, Sehat Bersama’, kami ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif dalam menjaga kesehatan,” ujar Aditya, Selasa (12/11/2024).
Aditya menambahkan, tema yang diusung tahun ini mengandung makna penting tentang kesadaran hidup sehat dan penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang tak hanya terbatas pada kebiasaan pribadi, tapi juga mencakup kesehatan lingkungan. “Dengan PHBS, kita tidak hanya menjaga diri sendiri tetapi juga berkontribusi pada lingkungan yang lebih sehat dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan,” jelasnya.
Sebagai bagian dari edukasi kesehatan, Aditya juga membagikan langkah-langkah praktis PHBS yang bisa diterapkan oleh masyarakat, antara lain:
1. Mencuci tangan dengan sabun,
2. Menjaga kebersihan lingkungan,
3. Mengonsumsi makanan bergizi seimbang,
4. Berolahraga secara teratur,
5. Menghindari kebiasaan merokok dan minuman beralkohol,
6. Menjaga kesehatan mental dengan mengelola stres,
7. Melakukan pemeriksaan kesehatan rutin,
8. Menghindari konsumsi bahan makanan yang berbahaya.
Sementara itu, Sekretaris Desa Punten, Muhammad Robi Yusuf, mengapresiasi inisiatif Dinkes Kota Batu dalam menyediakan layanan kesehatan gratis. Ia menyebutkan bahwa kegiatan ini sangat membantu masyarakat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan akses pemeriksaan dan pengobatan. “Kami sangat berterima kasih karena layanan kesehatan ini sangat bermanfaat bagi warga Desa Punten. Kami berharap agar program ini terus berlanjut di masa depan,” ungkapnya.
Salah satu warga Desa Punten, Suyanto, juga merasa bersyukur atas fasilitas kesehatan yang diberikan oleh pemerintah. “Alhamdulillah, adanya pemeriksaan kesehatan ini sangat membantu kami. Harapannya, program seperti ini dapat terus berlanjut sehingga kesehatan warga tetap terpantau,” ujar Suyanto yang sehari-harinya bekerja sebagai petani.
Melalui berbagai kegiatan ini, Pemerintah Kota Batu berharap dapat meningkatkan kesadaran dan akses layanan kesehatan, sekaligus mendorong terciptanya masyarakat yang sehat dan produktif.







