Zona Malang, Jakarta – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) gelar Rapat Koordinasi (Rakornis) terkait Pengembangan Investasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Hal ini sebagai wujud nyata komitmen pemerintah untuk memperkuat sinergi pusat dan daerah dalam mengembangkan investasi di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Menteri Pariwisata (Menpar), Widiyanti Putri Wardhana, menegaskan bahwa koordinasi yang baik antara pemerintah pusat dan daerah sangat penting untuk memastikan terciptanya kebijakan yang kondusif bagi pengembangan investasi di sektor parekraf.
“Melalui Strategi Asta Cita, Presiden Prabowo telah mengarahkan para Menteri untuk terus menciptakan sumber-sumber pertumbuhan ekonomi baru, termasuk dari sektor pariwisata,” tutur Widiyanti saat sambutan pada Rakornis di Jakarta, Senin (13/11).
Widiyanti menyampaikan, hingga semester I tahun 2024 ini, realisasi investasi parekraf telah tercatatkan sebesar 1,58 miliar dolar AS. Angka ini diharapkan akan terus meningkat bahkan berpotensi akan melampaui pencapaian tahun 2023 sebesar 3,06 miliar dolar AS.
Baca Juga: Inovasi Kaos Ramah Lingkungan, Tim Kreatif PPSQ Asy-Syadzili 1 Raih Juara 3 Santripreneur Jatim 2024
Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf/Baparekraf, Rizki Handayani, berharap dari rakornis ini pemerintah daerah dapat menghasilkan proyek investasi pariwisata dan ekonomi kreatif yang berkualitas. “Sehingga mampu mendorong target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen dalam lima tahun mendatang,” kata Rizki.
Rakornis diisi empat sesi diskusi panel interaktif dengan menghadirkan narasumber ahli di sektor parekraf, di antaranya Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif periode 2020–2024, Sandiaga Salahuddin Uno, serta Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi periode 2022–2024, Abdullah Azwar Annas.







