Malang – Seolah tak terganggu dinamika Pilkada, Abah Anton bersama Abah Dimyati tetap melanjutkan rencana mulia mengajak ribuan jamaah Majelis Cinta Umat ziarah ke makam Wali Songo.
“Alhamdulillah, jamaah Cinta Umat akan berangkat ziarah ke para Sunan. Ini bagian dari wujud kecintaan kepada ajaran Islam dan warisan para wali,” ujar Abah Anton kepada detikJatim, Kamis (28/11/2024).
Sebanyak 20 bus dipersiapkan untuk mengangkut jamaah dari berbagai wilayah. Rute perjalanan spiritual akan menyusuri Cirebon, Demak, Kudus, Muria, Ungaran, hingga Sendang Kamulyan.
Tegas Menolak Spekulasi Politik
Ketika disinggung kaitan perjalanan dengan Pilkada yang baru usai, Abah Anton membantah keras segala spekulasi politis.
“Tidak ada hubungannya dengan Pilkada. Ini semata-mata memenuhi niat yang sudah kami sampaikan kepada jamaah. Ziarah ini adalah ibadah, bukan sekadar kegiatan biasa,” tegasnya.
Perjalanan akan dipimpin Abah Anton bersama sang istri, Umik Farida. Beberapa ustaz, termasuk Ustaz Kusairi, turut mendampingi jamaah.
“Semoga perjalanan ini membawa keberkahan, menambah cinta kita kepada Allah dan Rasul-Nya, serta mengenang perjuangan para wali yang menyebarkan Islam di Nusantara,” ujar Umik Farida.
Kebesaran Jiwa di Tengah Kekalahan
Lilis Sulistyowati, salah satu jamaah dari Perum Joyo Grand, mengungkapkan kekagumannya pada sikap Abah Anton pasca Pilkada.
“Waktu kami tahu ABADI kalah, kami nyesek, nangis. Tapi Abah Anton justru datang penuh senyum, menyemangati kami. ‘KITA TERIMA DENGAN IKHLAS NGGEH HASILNYA. ABAH IKHLAS NJENENGAN SEDOYO JUGA HARUS IKHLAS,'” kenang Lilis.
Bahkan di tengah kekalahan, Abah Anton tetap mengajak jamaahnya bersyukur. “Kata Abah, ‘MENANG ATAUPUN KALAH KITA TETEP HARUS SYUKURAN’,” tambah Lilis.
Rencana ziarah ini menjadi bukti ketangguhan spiritual Abah Anton di tengah dinamika politik. (Jok/zm)







