Pangdam Brawijaya Pantau Langsung Tes Jasmani Calon Perwira TNI AD: Uji Ketangguhan Fisik dan Integritas!

Stadion Brawijaya, Surabaya, Kamis (28/11/2024) pagi, menjadi saksi bisu kejutan fisik para calon pemimpin militer masa depan. Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., secara…

Surabaya, Zona Malang – Stadion Brawijaya, Surabaya, Kamis (28/11/2024) pagi, menjadi saksi bisu kejutan fisik para calon pemimpin militer masa depan. Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., secara langsung meninjau pelaksanaan tes kesamaptaan jasmani bagi calon peserta Dikreg LXV Seskoad, calon Dandim, Danyon Mekanis, dan Dandenintel. Bukan sekadar tes biasa, ini adalah seleksi ketat yang memastikan hanya yang terbaik dan tertangguh yang akan memimpin pasukan TNI AD.

Suasana tegang namun terukur menyelimuti stadion. Peluh membasahi dahi para peserta yang berjibaku dengan berbagai macam tes fisik; pull-up, sit-up, push-up, dan shuttle run. Setiap gerakan diukur dengan presisi, tak ada ruang untuk kecurangan.

Pasalnya, Pangdam V/Brawijaya menekankan pentingnya transparansi dan integritas dalam setiap tahapan seleksi. “Kepemimpinan militer membutuhkan fisik, mental, dan intelektual yang kuat,” tegas Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., mengingatkan pentingnya kejujuran dalam proses seleksi ini.

Lebih dari sekedar menguji kekuatan otot, tes ini juga mengukur daya tahan mental dan semangat juang para calon perwira. Tantangan fisik yang diberikan dirancang untuk memfilter calon pemimpin yang mampu menghadapi medan tugas yang berat dan kompleks di era modern.

Ini merupakan sebuah penyaringan untuk memastikan generasi penerus TNI AD memiliki kapasitas fisik yang mumpuni dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan nasional, baik di dalam maupun luar negeri.

Kehadiran Pangdam V/Brawijaya beserta jajaran pejabat tinggi Kodam V/Brawijaya, termasuk Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Terry Tresna Purnama, Irdam V/Brawijaya Brigjen TNI Ramli, dan Kapok Sahli Pangdam Brigjen TNI Singgih Pambudi Arinto, menjadi bukti komitmen Kodam V/Brawijaya dalam mencetak pemimpin militer yang andal dan berintegritas.

Peninjauan langsung ini bukan hanya sekadar formalitas, melainkan perwujudan pengawasan dan keseriusan dalam membangun generasi penerus pemimpin TNI AD yang kompeten.

“Ini langkah awal penting menuju pengembangan pemimpin yang kompeten,” ujar Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., mengungkapkan harapannya agar tes ini melahirkan pemimpin militer yang tak hanya tangguh secara fisik, namun juga memiliki integritas tinggi, mampu menjaga keutuhan NKRI, dan siap menjawab tantangan global di masa depan. Tes kesamaptaan jasmani ini lebih dari sekadar ujian fisik; ini adalah janji untuk masa depan TNI AD yang lebih kuat dan cemerlang.