Pj Wali Kota Batu Pastikan Lelang Jabatan Enam OPD Berjalan Sesuai Prosedur

KOTA BATU – Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, menegaskan bahwa proses lelang jabatan untuk enam posisi strategis di lingkungan Pemerintah Kota Batu tetap berjalan sesuai dengan prosedur yang ditetapkan dan di bawah pengawasan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Hal ini disampaikan dalam konferensi pers pada Selasa, 25 Desember 2024, di tengah berbagai spekulasi mengenai kelangsungan lelang tersebut.

Aries menjelaskan bahwa setiap proses mutasi, rotasi, maupun lelang jabatan harus mendapatkan izin dari Kemendagri. “Sebagai penjabat kepala daerah, saya memastikan bahwa tidak mungkin ada proses open bidding atau job fit tanpa seizin Kemendagri. Itu sudah menjadi aturan baku,” ujarnya. Ia juga menekankan bahwa lelang jabatan ini tidak terpengaruh oleh faktor eksternal atau rekomendasi dari Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih.

Lebih lanjut, Aries menegaskan bahwa pelaksanaan lelang jabatan tidak bergantung pada persepsi publik, melainkan pada regulasi yang berlaku. “Proses lelang jabatan sangat penting bagi kelancaran program kerja di enam OPD terkait. Jika pelaksanaannya terhambat, hal itu dapat memengaruhi pelaksanaan program prioritas yang berdampak langsung pada pelayanan masyarakat,” tambahnya dikutip VivaBatu.

Lelang jabatan ini bukan sekadar prosedur administratif, tetapi juga bertujuan untuk memastikan bahwa setiap OPD memiliki pemimpin yang kompeten dalam menjalankan visi pembangunan Kota Batu. Sebelumnya, sebanyak 18 nama telah lolos sebagai pelamar terbaik untuk mengisi enam posisi Kepala OPD, termasuk Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah, Dinas Sosial, Dinas Tenaga Kerja, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, serta Dinas Lingkungan Hidup.

Dengan adanya kepastian dari Pj Wali Kota, diharapkan proses lelang jabatan ini dapat berjalan lancar dan menghasilkan pemimpin yang mampu membawa kemajuan bagi Kota Batu.