MALANG, Zona Malang – Ketua Umum DPP Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Hercules Rosario Marshal, tegas melarang anggotanya untuk meminta-minta sumbangan apapun, termasuk Tunjangan Hari Raya (THR) Lebaran. Menurut Hercules, hal tersebut tidak diperbolehkan dalam organisasi yang ia pimpin.
Hercules menegaskan, jika anggota GRIB membutuhkan bantuan, mereka bisa berkomunikasi langsung dengan rekan-rekan mereka yang menjadi pengusaha. “Saya larang keras untuk bikin proposal. Saya larang keras GRIB untuk meminta-minta (THR), tetapi kalau memang kamu mau minta, teman kamu sendiri, sahabat kamu sendiri pengusaha, kamu datang, ‘brother, aku mau bikin kegiatan ini, aku minta di-support’,” ujar Hercules saat ditemui pada Sabtu (22/3).
Lebih lanjut, Hercules menegaskan, jika ada ketua DPD atau DPC GRIB yang membuat proposal permohonan THR, maka ia akan langsung memecat mereka. “Saya larang keras untuk bikin proposal. Kalau ketua DPD, ketua DPC bikin proposal, aku minta langsung dipecat,” tegasnya.
Hercules mengungkapkan, GRIB merupakan salah satu pendukung pemenang Pilpres 2024, yaitu Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Oleh karena itu, ia berharap agar organisasi yang dipimpinnya dapat dijaga dengan baik.
“Ormas ini (GRIB) termasuk salah satu pendukung pemenang Pilpres 2024, Bapak Presiden kita. Pak Prabowo dan Pak Gibran menjadi wakil dan presidennya Pak Prabowo. Jadi, tolong dijaga ormas ini dengan baik-baik,” ujarnya.
Hercules juga menyatakan dukungannya terhadap perintah Presiden Prabowo Subianto agar organisasi masyarakat (ormas) tidak melakukan pungutan liar (pungli) terkait THR Lebaran. Menurutnya, hal tersebut sejalan dengan kebijakan yang diambil oleh pimpinan GRIB.
Dalam kesempatan ini, Hercules juga menegaskan bahwa GRIB merupakan organisasi yang taat pada aturan dan tidak akan melakukan hal-hal yang melanggar hukum. Ia berharap agar anggotanya dapat menjaga nama baik organisasi dan terus berkontribusi positif bagi masyarakat.
Selain itu, Hercules juga menekankan pentingnya solidaritas dan kekeluargaan di antara anggota GRIB. Ia berharap agar mereka saling membantu dan mendukung satu sama lain, terutama bagi yang membutuhkan bantuan.
“Kami di GRIB adalah satu keluarga besar. Kami saling peduli dan membantu. Jika ada anggota yang membutuhkan bantuan, kami akan berusaha untuk memfasilitasinya semaksimal mungkin,” ujar Hercules.
Dalam kesempatan ini, Hercules juga menyampaikan apresiasi kepada anggota GRIB yang telah berkomitmen untuk menjaga integritas organisasi. Ia berharap agar semangat tersebut terus terjaga dan dapat menjadi teladan bagi organisasi-organisasi lainnya.
Artikel ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih jelas mengenai kebijakan dan komitmen GRIB dalam menjaga integritas organisasi, khususnya terkait dengan isu pungutan liar dan permintaan sumbangan. Dengan adanya larangan yang tegas dari Ketua Umum, diharapkan anggota GRIB dapat menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik, serta turut menjaga nama baik organisasi di mata masyarakat.







