MALANG, Zona Malang – Dalam upaya memantau kondisi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Trenggalek, Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Trenggalek AKBP Ridwan Maliki, S.H., S.I.K., M.I.K. melakukan kunjungan kerja (Kunker) dan tatap muka dengan anggota Polsek Watulimo. Kegiatan ini merupakan bentuk perhatian Kapolres terhadap situasi di lapangan serta untuk menyerap aspirasi, kendala, dan tantangan yang dihadapi oleh para anggota Polri dalam melaksanakan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Didampingi oleh sejumlah pejabat utama, rombongan Kapolres disambut hangat oleh Kapolsek Watulimo AKP Sunarto S. Sos. beserta anggotanya. Dalam kesempatan ini, AKBP Ridwan menyampaikan bahwa wilayah Watulimo merupakan salah satu wilayah pesisir yang memiliki beberapa keistimewaan, baik dari segi destinasi wisata yang kerap menjadi tujuan masyarakat maupun potensi gangguan Kamtibmas yang perlu diwaspadai.
Salah satu isu yang menjadi perhatian khusus adalah permasalahan pencak silat. Kapolres menekankan agar pihak Polsek Watulimo membangun komunikasi yang baik dengan tokoh masyarakat dan pimpinan secara berjenjang, serta segera melaporkan jika terjadi sesuatu yang sifatnya menonjol. Selain itu, Bhabinkamtibmas juga diharapkan dapat berperan aktif dengan turun ke desa binaan, memberikan pembinaan dan edukasi, serta memantau setiap dinamika dan perkembangan yang terjadi.
Dalam arahannya, AKBP Ridwan juga menyampaikan tentang tagline yang diusungnya, yaitu “Bekerja Untuk Ibadah, Mengabdi Untuk Masyarakat”. Tagline ini memiliki makna yang dalam, mencakup aspek religi dan humanisme, di mana setiap anggota Polri diharapkan dapat melaksanakan tugas dengan niat beribadah dan pengabdian yang tulus untuk kepentingan masyarakat.
Lebih lanjut, Kapolres menekankan bahwa sebagai anggota Polri, mereka terikat dengan norma, aturan, dan disiplin yang ketat, tidak hanya saat bertugas tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, setiap anggota Polri harus melakukan mitigasi agar tidak terjadi pelanggaran. Selain itu, Kapolsek juga diharapkan dapat memberikan ilmu pengetahuan baru bagi anggota, baik terkait aturan, SOP, maupun perkembangan informasi terkini.
Dalam kunjungan kerja ini, AKBP Ridwan Maliki juga menekankan pentingnya membangun komunikasi yang baik dengan tokoh masyarakat dan pimpinan secara berjenjang. Hal ini bertujuan untuk menjaga stabilitas Kamtibmas di wilayah Watulimo, yang memiliki potensi gangguan, terutama terkait dengan isu pencak silat.
Selain itu, Kapolres juga meminta agar Bhabinkamtibmas berperan aktif dalam melakukan pembinaan dan edukasi di desa-desa binaan, serta memantau setiap dinamika dan perkembangan yang terjadi. Hal ini penting untuk memastikan bahwa masyarakat dapat merasa aman dan terlindungi dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Dalam kesempatan ini, AKBP Ridwan juga menyampaikan tentang tagline “Bekerja Untuk Ibadah, Mengabdi Untuk Masyarakat” yang diusungnya. Tagline ini memiliki makna yang dalam, di mana setiap anggota Polri diharapkan dapat melaksanakan tugas dengan niat beribadah dan pengabdian yang tulus untuk kepentingan masyarakat. Hal ini sejalan dengan peran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Selain itu, Kapolres juga menekankan bahwa sebagai anggota Polri, mereka terikat dengan norma, aturan, dan disiplin yang ketat, tidak hanya saat bertugas tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, setiap anggota Polri harus melakukan mitigasi agar tidak terjadi pelanggaran. Kapolsek juga diharapkan dapat memberikan ilmu pengetahuan baru bagi anggota, baik terkait aturan, SOP, maupun perkembangan informasi terkini.
Melalui kunjungan kerja ini, Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki menunjukkan komitmennya dalam memantau kondisi Kamtibmas di wilayah Trenggalek, khususnya di Watulimo. Dengan penekanan pada komunikasi yang baik dengan masyarakat, peran aktif Bhabinkamtibmas, serta penguatan disiplin dan integritas anggota Polri, diharapkan dapat mewujudkan kondisi Kamtibmas yang kondusif di wilayah Trenggalek.







