Damkar 2025: Peluang Karir Mengabdi untuk Masyarakat

MALANG, Zona Malang – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sedang menyiapkan skema rekrutmen digital bagi petugas penyedia jasa lainnya perorangan (PJLP), termasuk posisi petugas prasarana dan sarana umum (PPSU) serta petugas pemadam kebakaran (damkar). Hal ini diungkapkan oleh Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Cyril Raoul Hakim.

Sistem baru ini dihadirkan untuk mempermudah akses warga terhadap lowongan kerja serta mencegah praktik titipan. Menurut Cyril, masyarakat tidak perlu repot datang langsung ke Balai Kota hanya untuk menyerahkan dokumen. Pendaftaran akan dilakukan secara daring melalui link pendaftaran seleksi damkar 2025 di laman jakarta.go.id/loker.

Bagi masyarakat yang berminat mengikuti rekrutmen damkar atau PPSU tahun ini, ada beberapa langkah yang perlu dilakukan. Pertama, kunjungi laman resmi jakarta.go.id/loker, lalu pilih posisi yang ingin dilamar. Selanjutnya, isi formulir pendaftaran secara lengkap, unggah dokumen yang diminta sesuai persyaratan, dan pastikan semua data benar sebelum mengirim.

Pemprov DKI Jakarta menegaskan bahwa seleksi PJLP akan dilakukan oleh wilayah atau suku dinas yang membutuhkan. Dengan sistem ini, diharapkan proses berjalan lebih transparan dan tertib. “Kami ingin memastikan bahwa setiap warga memiliki kesempatan yang adil untuk bekerja membangun Jakarta,” ujar Cyril.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, mengungkapkan bahwa Jakarta masih kekurangan ribuan personel damkar. Menurutnya, kebutuhan ideal mencapai 10–11 ribu orang, sedangkan saat ini hanya tersedia sekitar 4 ribu personel. Hal ini menunjukkan bahwa kebutuhan personel damkar di ibu kota masih tinggi.

Dengan adanya sistem rekrutmen digital ini, Pemprov DKI Jakarta berharap dapat mempermudah proses pendaftaran dan seleksi bagi calon petugas PJLP, khususnya damkar dan PPSU. Selain itu, diharapkan juga dapat mencegah praktik titipan dan memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh warga untuk berkontribusi dalam pembangunan Jakarta.

Pemprov DKI Jakarta juga menegaskan bahwa dokumen yang sudah terlanjur dikirimkan secara langsung akan tetap diteruskan ke unit kerja yang membutuhkannya. Hal ini menunjukkan upaya pemerintah untuk tetap memperhatikan dan menghargai setiap pendaftar yang telah menyerahkan dokumen secara manual.

Dalam proses seleksi, Pemprov DKI Jakarta menekankan bahwa seleksi PJLP akan dilakukan oleh wilayah atau suku dinas yang membutuhkan. Dengan demikian, diharapkan proses berjalan lebih transparan dan tertib, serta memberikan kesempatan yang adil bagi setiap warga.

Selain itu, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, juga mengungkapkan bahwa Jakarta masih kekurangan ribuan personel damkar. Kebutuhan ideal mencapai 10–11 ribu orang, sedangkan saat ini hanya tersedia sekitar 4 ribu personel. Hal ini menunjukkan bahwa Pemprov DKI Jakarta perlu memprioritaskan rekrutmen personel damkar untuk memenuhi kebutuhan yang masih tinggi di ibu kota.

Dengan adanya sistem rekrutmen digital yang lebih ringkas dan terbuka, Pemprov DKI Jakarta berharap dapat mempermudah akses warga terhadap lowongan kerja, khususnya untuk posisi PJLP seperti damkar dan PPSU. Selain itu, diharapkan juga dapat mencegah praktik titipan dan memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh warga untuk berkontribusi dalam pembangunan Jakarta.