MALANG, Zona Malang – Universitas Islam Indonesia (UII) terus menunjukkan komitmennya dalam melanjutkan cita-cita para pendiri bangsa. Hal ini ditandai dengan pelantikan Ikatan Keluarga Alumni UII (IKA UII) periode 2025-2030 yang digelar dengan khidmat di Birawa Hall, Hotel Bidakara, Jakarta.
Acara yang dihadiri Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan tokoh nasional seperti Mahfud MD ini merupakan momentum penting bagi alumni UII untuk menyatukan langkah dalam mewujudkan visi dan misi para pendiri UII. Ketua Umum DPP IKA UII terpilih, Dr. Ari Yusuf Amir SH MH, menegaskan bahwa IKA UII akan melanjutkan perjuangan para pendiri UII demi kepentingan bangsa.
“Ini adalah manifes dari komitmen luhur dan ikrar batin kita untuk melanjutkan perjuangan para pendiri UII melalui organisasi UII untuk kepentingan bangsa,” ujar Ari dalam sambutannya. Ia menambahkan bahwa para pendiri UII tidak hanya membangun UII, tetapi juga meletakkan dasar-dasar peradaban bangsa. “Sebagai alumni, kita memiliki tanggung jawab sejarah dan amanah besar dalam mewujudkan cita-cita kebangsaan,” lanjut Ari.
Wakil Ketua Bidang Organisasi DPP IKA UII, Andry Ermawan SH, menyatakan bahwa cita-cita kebangsaan dari para pendiri UII harus dilanjutkan. Melalui program-program IKA UII, Andry memastikan akan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat dan umat. “Tentunya ke depan, DPP IKA UII melalui program-programnya akan memberikan lebih banyak manfaat untuk masyarakat dan umat. Banyak program-program baru yang bisa dilakukan, yang tentunya untuk kepentingan bangsa,” jelasnya.
Andry, yang merupakan alumnus Fakultas Hukum UII angkatan 1991, mengaku bangga menjadi bagian dalam kepengurusan IKA UII periode 2025-2030. Ia berharap dapat memberikan kontribusi maksimal terhadap program-program yang ada, khususnya program yang dapat diimplementasikan di daerah. “Kami bangga ditarik ke DPP dari daerah, untuk dapat berkontribusi dan memudahkan kerja DPP agar kami yang utusan daerah dapat membantu serta mengembangkan program-program kerja yang lebih nyata tanpa harus DPP turun ke daerah-daerah,” paparnya.
Dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) DPP IKA UII yang digelar di Aston Hotel, Bogor, Andry menyebut bahwa terdapat sejumlah agenda yang diusung. Salah satunya adalah untuk mematangkan program-program DPP IKA UII dari berbagai bidang. “Yang jelas di Rakernas membahas program-program dari berbagai bidang yang dibentuk untuk dapat dijalankan. Dan program-program tersebut berguna, baik bagi alumni ataupun masyarakat serta umat,” terang Ketua DPC IKADIN Sidoarjo ini.
Selain itu, Andry juga menambahkan bahwa pelantikan pengurus IKA UII sekaligus halal bihalal tersebut sangat bermanfaat bagi para alumni. Apalagi para alumni UII di seluruh provinsi di Indonesia. Sehingga selain bersilaturahmi, mereka juga berkolaborasi dalam menjalankan program-program kerja yang menjadi amanah dari para pendiri UII.
“Yang jelas mempererat tali silturahim yang kuat sesama para alumni UII tanpa memandang latar belakang, status pekerjaan ataupun status sosial. Sehingga dapat memperpanjang usia, dengan bertemu kawan lama untuk melepas kangen ketika masa-masa kuliah dulu. Selain itu juga saling berkolaborasi nantinya dalam menjalankan program kerja DPP UII,” pungkas Andry.
Diketahui, UII merupakan kampus nasional tertua di Indonesia yang bernafaskan Islam. UII didirikan oleh para pendiri bangsa, yaitu Moh. Hatta, KH Wahid Hasyim, Moh Roem, Moh Natsir, dan KH Abdul Kahar Muzakkir pada 8 Juli 1945, sebelum kemerdekaan Indonesia. Dari rahim UII, kemudian lahir organisasi mahasiswa terbesar di Indonesia, yakni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), yang didirikan oleh mahasiswa UII bernama Lafran Pane pada tahun 1947.
Dengan semangat yang diwariskan oleh para pendiri UII, IKA UII periode 2025-2030 siap melanjutkan perjuangan untuk kepentingan bangsa. Berbagai program dan kolaborasi yang akan dijalankan diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat dan umat di seluruh Indonesia.







