MALANG, Zona Malang – Semakin panas isu dugaan pemalsuan ijazah Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang terus bergulir. Kali ini, pendukung Jokowi yang tergabung dalam Ketua Komite Rakyat Nasional (Kornas) Kota Depok melaporkan sejumlah nama yang diduga terlibat dalam penyebaran informasi palsu terkait keaslian ijazah Jokowi.
Ketua Kornas Kota Depok, Karim Rahayaan, mengatakan bahwa pihaknya telah melaporkan beberapa nama ke Mapolres Kota Depok pada Sabtu, 26 April 2025. Beberapa nama yang dilaporkan antara lain Amien Rais, Roy Suryo, Rismon Sianipar, Bambang Mulyono, Muhammad Taufiq, Sugi Nur Raharja (Gusnur), dokter Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa, Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA), dan Umar Khalid Harahap.
Karim menyatakan bahwa para terlapor diduga melanggar Pasal 160 dan 161 KUHP tentang tindak pidana penghasutan di tempat umum. “Ini sejumlah nama yang kami laporkan sudah jelas tidak mentaati peraturan hukum yang berlaku,” kata Karim dalam keterangannya, Senin 28 April 2025.
Laporan dari pihak Kornas Kota Depok diterima oleh Polres Depok dengan nomor: L/B/845/IV/2025/SPKT/POLRES METRO DEPOK/POLDA METRO JAYA. Sebelumnya, Tim Advocate Public Defender yang tergabung dari Peradi Bersatu juga melaporkan Roy Suryo cs ke Polres Metro Jakarta Selatan pada Sabtu, 26 April 2025. Laporan tersebut diterima dengan nomor LP/B/1387/IV/2025/SPKT/POLRES METRO JAKARTA SELATAN/POLDA METRO JAYA tertanggal 26 April 2025.
Menanggapi hal ini, pegiat media sosial sekaligus seorang dokter, dr Tifauzia Tyassumah atau Dokter Tifa, menyatakan bahwa Amien Rais kini menjadi sasaran pelaporan terkait isu ijazah palsu Jokowi. “Sekarang giliran Prof Amin Rais yang dilaporkan buntut isu ijazah palsu,” kata Dokter Tifa melalui akun X miliknya yang dikutip Selasa, 29 April 2025.
Dokter Tifa mengatakan, lama-lama Jokowi menjadi sasaran para pendukung oportunis yang melihat kesempatan untuk meraup keuntungan materi dari ayah kandung Wapres Gibran Rakabuming Raka tersebut. “Lama-lama Jokowi jadi sasaran tukang palak para pendukung oportunis yang lihat kesempatan morotin orang yang lagi panik!” kata Dokter Tifa.
Dokter Tifa mengibaratkan Jokowi seperti orang yang terseret arus sungai dan mau tenggelam. “Maka segala macam dia akan raih untuk menyelamatkan dirinya,” pungkas Dokter Tifa.
Sebelumnya, Organisasi masyarakat Pemuda Patriot Nusantara bersama Relawan Jokowi juga telah melaporkan empat orang ke Polres Metro Jakarta Pusat atas dugaan penghasutan terkait isu ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi, pada Rabu, 23 April 2025. Empat sosok yang dilaporkan adalah mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo, ahli digital forensik Rismon Sianipar, Wakil Ketua Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) Rizal Fadillah, dan dokter Tifauzia Tyassuma.
Isu dugaan pemalsuan ijazah Jokowi terus menjadi sorotan publik dan mengundang reaksi dari berbagai pihak. Pihak-pihak yang diduga terlibat dalam penyebaran informasi palsu kini berhadapan dengan laporan hukum yang diajukan oleh pendukung Jokowi. Pergerakan hukum ini menunjukkan upaya untuk mempertahankan integritas Presiden Jokowi di mata masyarakat.
Sementara itu, Jokowi sendiri belum memberikan tanggapan resmi terkait isu ini. Namun, Dokter Tifa menyoroti bahwa Jokowi seakan menjadi sasaran empuk bagi para pendukung oportunis yang mencoba memanfaatkan situasi ini untuk kepentingan pribadi. Apakah isu ini akan terus bergulir dan membawa dampak pada stabilitas politik di Indonesia, menjadi pertanyaan yang masih menunggu jawaban.







