Anak-anak Kecil Jadi Target Kampanye Antikorupsi, KPK Siap Beri Edukasi

MALANG, Zona Malang – Dalam upaya memerangi korupsi sejak dini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar program pendidikan anti-korupsi untuk siswa-siswi usia dini. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional 2025.

Wakil Ketua KPK, Ibnu Basuki Widodo, menjelaskan bahwa pendidikan anti-korupsi merupakan salah satu upaya untuk menanamkan dan menyebarluaskan nilai-nilai sinergitas di seluruh lapisan masyarakat. Menurutnya, pendidikan anti-korupsi perlu diberikan melalui jalur-jalur pendidikan formal maupun informal.

“Karena salah satu tugas KPK adalah melakukan pemberantasan korupsi menggunakan pendidikan, pencegahan, dan pendidikan,” ujar Ibnu saat ditemui di Gedung ACLC KPK, Jumat (2/5/2025).

Ibnu menegaskan bahwa pendidikan anti-korupsi diberikan kepada anak-anak mulai dari tingkat PAUD hingga perguruan tinggi. Hal ini dilakukan agar seluruh elemen masyarakat dapat memahami bahaya korupsi dan pentingnya integritas.

“Tadi sudah dilakukan yaitu bersama-sama dengan anak PAUD. Karena pendidikan anti-korupsi itu tidak bisa hanya dari orang dewasa, tidak,” lanjut Ibnu.

Menurutnya, anak-anak usia PAUD, SD, SMP, SMA, hingga mahasiswa di perguruan tinggi perlu mendapatkan pendidikan anti-korupsi. Melalui guru dan orang tua, diharapkan dapat merubah serta membentuk sikap mental dan moralitas anak-anak sejak dini.

“Jadi pemberikan pendidikan anti-korupsi itu sejak dini mungkin. Karena melalui guru dan orang tua akan merubah serta membentuk sikap mental atau moralitas anak,” jelasnya.

Ibnu berharap, anak-anak usia dini yang telah mendapatkan pendidikan anti-korupsi akan tumbuh menjadi pribadi yang jujur dan berintegritas saat dewasa nanti. Ia meyakini bahwa upaya ini dapat memutus rantai korupsi di masa depan.

“Suatu saat mereka akan besar, insyaallah diharapkan tidak melakukan suatu tindakan yang koruptif. Demikian juga peran serta masyarakat,” harapnya.

Selain itu, Ibnu juga menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam mendukung program pendidikan anti-korupsi yang dijalankan oleh KPK. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat sangat diperlukan untuk mewujudkan Indonesia yang bebas dari praktik korupsi.

Kegiatan pendidikan anti-korupsi yang digelar oleh KPK ini merupakan salah satu upaya konkret dalam menanamkan nilai-nilai integritas dan kejujuran sejak dini. Diharapkan, langkah ini dapat memberikan dampak positif bagi generasi penerus bangsa di masa depan.