MALANG, Zona Malang – Sebuah insiden tragis terjadi di Sumatera Barat (Sumbar) pada Selasa (6/5/2025) ketika sebuah bus antarlintas Sumatera (ALS) mengalami kecelakaan di dekat Terminal Bukit Surungan, Padang Panjang. Akibat kejadian ini, setidaknya 12 orang dilaporkan meninggal dunia.
Plt Dirjen Perhubungan Darat, Ahmad Yani, mengkonfirmasi bahwa bus tersebut saat itu sedang membawa 25 penumpang. “Pada peristiwa ini, sementara didapatkan data 12 penumpang meninggal dunia dan yang lainnya mengalami luka-luka,” ujar Yani dalam keterangan tertulis.
Yani menambahkan, petugas dibantu pihak SAR dan kepolisian masih berusaha mengevakuasi korban selamat maupun meninggal. Dalam kecelakaan ini, diketahui bus yang sedang melaju dengan cukup kencang tiba-tiba oleng hingga akhirnya terbalik dan terseret ke sebelah kiri jalan.
“Bus dengan nomor polisi B 7512 FGA tersebut datang dari arah Bukittinggi menuju Kota Padang. Sesampainya di dekat simpang Terminal Bukit Surungan, bus mengalami kecelakaan dengan posisi akhir terguling miring ke sebelah kiri,” jelas Yani.
Para penumpang yang selamat dievakuasi ke RS Yasri Padang Panjang dan RSUD Padang Panjang. Namun, kondisi korban yang selamat belum diketahui secara pasti.
Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Padang Panjang, AKBP Andi Prasetyo, turut memberikan keterangan terkait insiden ini. Menurutnya, pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan tersebut.
“Tim kami sedang melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi. Kami juga akan memeriksa kondisi bus dan mendalami faktor penyebab kecelakaan ini,” ungkap Andi.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang Panjang, Erwin Syahputra, menyampaikan belasungkawa mendalam atas tragedi ini. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan bekerja sama dengan pihak terkait untuk mengungkap penyebab kecelakaan dan memastikan keselamatan penumpang di kemudian hari.
“Kami turut berduka cita atas insiden ini. Kami akan melakukan evaluasi dan koordinasi dengan pihak operator bus serta instansi lainnya untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang,” ujar Erwin.
Kecelakaan maut ini menjadi pukulan berat bagi keluarga korban dan masyarakat Padang Panjang. Berbagai pihak berharap agar insiden tragis ini dapat segera ditemukan akar permasalahannya dan diambil langkah-langkah preventif yang tepat untuk mencegah terulangnya kecelakaan serupa di kemudian hari.







