MALANG – Program bantuan pendidikan dari Sabrina Chairunnisa kembali membuka peluang di tahun 2025. Beasiswa ini ditujukan bagi siswa lulusan SMA/SMK sederajat yang berhasil lolos Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) 2025.
Peserta wajib lolos dan sudah masuk atau lolos pada perguruan tinggi negeri (PTN) di seluruh Indonesia, namun mengalami kendala finansial. Beasiswa ini secara khusus terbuka untuk peserta yang masuk di beberapa fakultas tertentu seperti Kedokteran, Keperawatan, Hukum, hingga Pertanian.
Adapun syarat-syarat untuk mengikuti beasiswa Sabrina Chairunnisa 2025 adalah sebagai berikut: 1) Lulusan SMA/SMK/sederajat tahun 2025, 2) Lulus UTBK SNBT 2025 di universitas negeri seluruh Indonesia, 3) Lokasi kampus wajib berada di daerah domisili atau memiliki saudara/keluarga dekat untuk tempat tinggal, 4) Lolos di PTN pada fakultas Kedokteran, Kedokteran Hewan, Keperawatan, Kebidanan, Pertanian, Hukum, dan Pendidikan, 5) Melampirkan bukti lulus UTBK SNBT 2025, 6) Memiliki Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) atau terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), 7) Tidak sedang menerima Kartu Indonesia Pintar (KIP), dan 8) Berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi.
Penerima beasiswa juga diwajibkan mempertahankan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,3 dari skala 4,00 selama masa kuliah, dibuktikan dengan transkrip nilai per semester. Biaya kuliah akan langsung disalurkan ke rekening resmi kampus penerima.
Pendaftaran beasiswa ini berlaku sejak pengumuman kelulusan UTBK SNBT, yakni pada 28–31 Mei 2025. Calon pendaftar wajib mengirim seluruh berkas ke email programs1yeongja@icloud.com dengan subjek “Nama – Lulus SNBT – UTBK 2025”.
Tahapan seleksi terdiri dari dua proses utama: seleksi berkas dan wawancara daring dengan peserta yang lolos tahap awal. Sabrina Chairunnisa mengajak para siswa untuk jujur dan tidak berkecil hati jika belum lolos tahun ini, karena program ini akan terus dilanjutkan.
“Saya ingin beasiswa ini benar-benar dimanfaatkan oleh adik-adik yang punya keinginan kuat untuk kuliah, namun terbatas secara finansial. Jika tahun ini belum rezekinya, jangan patah semangat karena program ini akan terus dilanjutkan,” jelas Sabrina.
Ia menekankan pentingnya integritas dan prestasi akademik dari setiap penerima. “Kalau kamu memang layak dan butuh, jangan ragu daftar. Yang penting, jujur,” imbuhnya.
Bagi para siswa yang tertarik, segera siapkan berkas-berkas yang dibutuhkan dan jangan lupa untuk mengikuti tahapan seleksi yang telah ditentukan. Jangan lewatkan kesempatan emas ini untuk mewujudkan impian kuliah di perguruan tinggi negeri dengan biaya yang terjangkau.







