Jakarta, Zona Malang – Menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Korps Lalu Lintas Polri bersama Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian Lemdiklat Polri memulai tahapan persiapan melalui rapat pematangan Survei Operasi Lilin 2025. Agenda ini difokuskan pada pemetaan, identifikasi, dan perumusan strategi pengamanan arus lalu lintas agar mobilitas masyarakat tetap aman dan lancar selama puncak perjalanan akhir tahun.
Dosen STIK Lemdiklat Polri, Dr. Vita Mayastinasari, menyebut pelaksanaan survei menjadi penanda bahwa setiap operasi kepolisian disusun dengan perencanaan yang terukur. “Ini menunjukkan bahwa polisi selalu bekerja dengan perencanaan yang matang. Ketika ada satu program, maka polisi berusaha sebaik mungkin untuk melakukan pemetaan dan identifikasi. Survei ini menjadi landasan bagi ketepatan dalam pelaksanaan Operasi Lilin yang akan datang,” ujarnya.
Ia menegaskan keluaran survei diharapkan berdampak langsung pada terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas. “Kamseltibcarlantas itu tidak bisa tiba-tiba ada, tapi butuh proses dan tindakan preventif serta perencanaan yang matang. Survei ini mencoba mengidentifikasi persepsi masyarakat terhadap keamanan lalu lintas, baik dari sisi perilaku pengguna jalan, kendaraan, maupun sarana dan prasarananya,” jelasnya.
Melalui survei, kepolisian menargetkan klasifikasi titik-titik rawan kecelakaan dan kemacetan sehingga langkah antisipatif dapat dilakukan lebih dini. “Dengan mengidentifikasi titik-titik rawan tersebut, diharapkan tindakan yang diambil bisa lebih antisipatif dan mampu meminimalisasi bahkan menghilangkan potensi gangguan lalu lintas,” lanjut Dr. Vita.
Ia juga berharap rangkaian ini memperkuat kualitas layanan kepolisian selama masa liburan. “Harapannya, survei ini bisa membantu tugas kepolisian agar semakin optimal dalam memberikan layanan kepada masyarakat. Ini menjadi bukti bahwa Polri berkomitmen menjadi pelindung, pelayan, dan pengayom masyarakat,” tutupnya.
Rapat persiapan tersebut menjadi tahap awal yang menentukan bagi keberhasilan Operasi Lilin 2025, dengan sasaran utama kelancaran dan keselamatan perjalanan masyarakat sepanjang periode Nataru.







