Zona Malang – Presiden Prabowo Subianto meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang yang berlokasi di Pagak, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (13/1). Acara peresmian ini disiarkan langsung melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden dan menjadi tonggak penting dalam upaya memperluas jaringan sekolah unggulan di Indonesia.
Dalam sambutannya, Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk memperluas pembangunan SMA Taruna Nusantara ke sejumlah wilayah strategis. “Kami sedang membangun di Kalimantan, yaitu di kawasan IKN. Kemudian, di Sulawesi Utara di Minahasa dan di Sumatra Selatan di Pagar Alam. Kami harapkan akhir Desember 2026, kampus-kampus tersebut sudah bisa beroperasi,” ujarnya.
Dengan beroperasinya kampus Malang, kini terdapat tiga SMA Taruna Nusantara di Indonesia: Magelang (1990), Cimahi, dan Malang. Prabowo berharap kehadiran kampus baru ini dapat berkontribusi dalam pembangunan bangsa ke arah yang lebih baik. “Semoga Tuhan Yang Maha Besar senantiasa melindungi kita sekalian dalam perjalanan kita membangun Bangsa Indonesia, menjadi bangsa yang maju, bangsa yang sejahtera,” katanya.
Presiden juga menyinggung kiprah alumni SMA Taruna Nusantara yang dinilai memiliki daya saing tinggi di tingkat nasional. Ia menyebut banyak lulusan sekolah tersebut kini menempati posisi strategis di pemerintahan.
Sejumlah alumni yang hadir dalam peresmian antara lain Menteri Luar Negeri Sugiono, Mensesneg Prasetyo Hadi, Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono, Wamentan Sudaryono, Dirut Pertamina Simon Aloysius Mantiri, Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Komandan Paspampres Mayjen Edwin Sumanta.
Prabowo menegaskan bahwa pemerintah menargetkan keberadaan minimal satu SMA Taruna Nusantara atau SMA Unggulan Garuda di setiap provinsi. “Nanti, sasaran kami adalah hampir di tiap provinsi harus ada satu SMA Taruna Nusantara atau SMA Garuda. Satu sekolah unggulan,” tegasnya.
Menurutnya, SMA Taruna Nusantara didirikan untuk menjaring putra-putri bangsa dengan kapasitas akademik unggul agar dibina secara optimal. “Dan pada ujungnya, dapat menjadi kader bangsa yang berguna,” ucapnya.
Prabowo juga menekankan bahwa pembangunan bangsa sangat ditentukan oleh kemampuan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Pendidikan, kata dia, menjadi kunci untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat. “Sehingga, wadah-wadah semacam SMA Taruna Nusantara sangat dibutuhkan oleh setiap negara,” pungkasnya.







