Dari informasi yang dihimpun, Kereta cepat Jakarta Bandung mempunyai kapasitas 600 orang penumpang dengan kecepatan mencapai 354 km/jam.
“Siapa yang tidak ingin bayar, semua bisa asal bisa war tiket ya istilahnya untuk mencoba kereta api cepat tanpa bayar selama 90 hari atas arahan Bapak Presiden, sehingga semua bisa merasakan manfaatnya,” sambungya.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman RI, Luhut Binsar Pandjaitan telah menyetujui gagasan untuk menggratiskan kereta cepat kepada masyarakat tersebut.
Lanjut dalam unggahan akun IG itu, Ridwan Kamil bagikan pengalamannya ketika dirinya naik kereta cepat pada Kamis siang, 22 Juni 2023 dengan kecepatan mencapai 354 km/jam dari Halim ke Padalarang dan hanya membutuhkan waktu sekitar 20 menit.
Gubernur Jabar itu juga mengatakan bahwa perjalanan dimulai dari Jalan Sudirman Jakarta menaiki LRT ke Halim. Kemudian naik kereta cepat dari Halim ke Padalarang. Lalu naik kereta feeder dari Padalarang ke Bandung Kota.
Setelah serangkain uji coba dilakukan, pemerintah saat ini sedang mengkaji proyek kereta cepat tahap 2 dengan menyambungkan rute dari Bandung hingga ke Surabaya.
Rencananya rute yang akan dilalui yaitu Bandung-Kertajati-Yogya-Solo-Surabaya. Studi kelayakan sudah disepakati untuk segera dilakukan.
“Doakan proses pengetesan lancar dan akhirnya kemajuan infrastruktur transportasi ini kita bisa gunakan bersama-sama,” tambahnya.***







