Begini Kronologi Jatuhnya 2 Pesawat TNI AU di Sekitar Gunung Bromo Pasuruan

Zona Malang– Dua pesawat tempur taktis EMB-314 Super Tucano milik TNI Angkatan Udara mengalami kecelakaan di Taman Nasional Bromo, Tengger, Semeru (TNBTS), tepatnya di Desa Keduwung, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur pada Kamis (16/11/2023) siang. Insiden ini terjadi sekitar pukul 11.31 WIB.

Berawal dari latihan Profisiensi Formation Flight, empat pesawat TNI AU (Chevron) berangkat dari stasiun pada pukul 10.15 WIB. Mesin mulai menyala pada pukul 10.39 WIB, kemudian lepas landas dari Lapangan Udara Abdulrachman Saleh pukul 10.50 WIB.

Sayangnya, pada pukul 11.18, dua pesawat (Chevron 1 dan 2) kehilangan kontak. Menjelang pukul 11.31 WIB, dua pesawat lainnya, Cheveron 3 dan 4, berhasil mendarat di Lapangan Udara Abdulrachman Sale

Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, Kepala Staf TNI Angkatan Udara (Kasau), membenarkan kejadian tersebut dari Jakarta. “Ya, itu benar (di Pasuruan), dan melibatkan dua pesawat tempur,” ujarnya.

Pihak TNI AU sedang melakukan penyelidikan menyeluruh terkait kecelakaan ini, mencakup potensi korban di kalangan prajurit, penyebab kecelakaan, dan kronologi insiden. Diketahui bahwa dua pesawat TNI AU yang terlibat memiliki nomor registrasi TT-3111 dan TT-3103. Insiden ini terus diawasi dan diberitakan lebih lanjut seiring berjalannya investigasi.

Sebelumnya, beredar video pesawat yang hancur dan pesawat terbakar di media sosial, dalam video tersebut menyebutkan bahwa ada pesawat jatuh dan berlokasi di Pasuruan sekitar Gunung Bromo, Pasuruan Jawa Timur.

Informasi adanya korban jiwa diketahui usai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi mengatakan kepada Kompas TV kalau ada korban jiwa, tetapi belum diketahui berapa korban dari tragedi ini.

Dirinya diminta membawa kantung jenazah, dan dikonfirmasi kalau akan ada evakuasi jenazah dari pesawat itu.***