Pemadaman Listrik Libur Lebaran, PLN Siap Hadapi Lonjakan Pemakain

MALANG, Zona Malang – Jelang perayaan Lebaran 2025, PT PLN (Persero) memastikan pasokan listrik selama masa mudik dan hari raya akan aman. Untuk mewujudkan hal tersebut, PLN telah menyiagakan sebanyak 4.782 personel yang akan berjaga-jaga di berbagai titik strategis.

Menurut General Manager PLN UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir, langkah ini diambil untuk mendukung kenyamanan masyarakat dalam beribadah serta kelancaran arus mudik. “Langkah ini untuk mendukung kenyamanan masyarakat dalam beribadah serta kelancaran arus mudik,” ujar Ahmad melalui keterangan tertulis, Sabtu (22/3/2025).

Untuk menjaga keandalan pasokan listrik, PLN menerapkan skema pengamanan tiga lapis. Pertama, melalui jaringan kelistrikan utama. Kedua, didukung oleh Uninterruptible Power Supply (UPS). Ketiga, dengan dukungan genset mobile dan genset pelanggan.

Ribuan personel yang disiagakan akan disebar di 615 lokasi strategis, di antaranya tempat ibadah, zona transportasi, zona pertahanan, kawasan pemerintahan, rumah sakit, lokasi wisata, hingga pusat perbelanjaan. Masa siaga berlangsung selama Ramadhan dan Idul Fitri, yaitu sejak 17 Maret hingga 11 April 2025.

“Kami memastikan pasokan listrik tetap dalam kondisi aman dengan daya mampu kelistrikan sebesar 9.672 megawatt (MW), beban puncak 5.020 MW, serta cadangan daya sebesar 2.645 MW atau sekitar 27 persen,” ungkap Ahmad.

Sebagai bentuk kesiapan, PLN juga telah menyiapkan berbagai peralatan pendukung, di antaranya 88 unit genset mobile, 49 UPS, 199 Unit Gardu Bergerak (UGB), 14 Unit Kabel Bergerak (UKB), 15 unit mobil crane, 16 skylift, serta satu unit mini SCADA mobile.

Upaya ini dilakukan PLN untuk memastikan pasokan listrik tetap terjaga selama masa Lebaran 2025. Dengan persiapan matang yang dilakukan, diharapkan masyarakat dapat beribadah dan melaksanakan arus mudik dengan nyaman dan lancar.

Kepala Bidang Komunikasi dan Administrasi PLN UID Jawa Timur, Heri Purwanto, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai langkah strategis untuk menjaga keandalan pasokan listrik. Menurutnya, koordinasi dengan instansi terkait, pemeliharaan jaringan, serta kesiapan personel dan peralatan menjadi kunci utama dalam mewujudkan hal tersebut.

“Kami telah melakukan berbagai persiapan matang, mulai dari koordinasi dengan instansi terkait, pemeliharaan jaringan, hingga kesiapan personel dan peralatan. Hal ini dilakukan untuk memastikan pasokan listrik tetap terjaga selama masa Lebaran 2025,” tegas Heri.

Selain itu, PLN juga telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait langkah-langkah yang dilakukan untuk menjaga keandalan pasokan listrik. Hal ini bertujuan untuk memberikan kepastian dan rasa aman bagi masyarakat dalam melaksanakan ibadah dan arus mudik.

“Kami berharap dengan persiapan yang matang ini, masyarakat dapat beribadah dan melaksanakan arus mudik dengan nyaman dan lancar. Kami akan terus bekerja keras untuk memastikan pasokan listrik tetap terjaga selama masa Lebaran 2025,” pungkas Ahmad.