MALANG, Zona Malang – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Uzbekistan untuk Indonesia, Y.M. Oybek Eshonov, di Gedung Negara Grahadi. Pertemuan ini membahas rencana kerja sama antara Jawa Timur dan Provinsi Samarkand, Uzbekistan, yang diharapkan dapat memperkuat koneksi perdagangan, pendidikan, hingga keagamaan.
Khofifah menyoroti kedekatan historis dan spiritual antara Indonesia dan Uzbekistan, terutama melalui sosok Imam Bukhari yang makamnya berada di Samarkand. Ia mengapresiasi penghormatan pemerintah Uzbekistan kepada peziarah asal Indonesia yang diberi akses luas untuk berziarah.
“Uzbekistan memberikan keleluasaan luar biasa bagi masyarakat Indonesia. Ini bentuk penghormatan yang sangat menyentuh,” kata Khofifah dalam sambutannya, Kamis (27/3/2025).
Gubernur Samarkand dijadwalkan akan berkunjung ke Jakarta pada 15-16 April mendatang untuk penandatanganan Letter of Intent (LoI) sebagai langkah awal menuju kerja sama antarprovinsi. Sementara itu, Dubes Oybek Eshonov menyampaikan ketertarikannya untuk membuka kantor Konsul Uzbekistan di Surabaya.
“Jawa Timur adalah provinsi besar dengan potensi luar biasa. Kami ingin membangun hubungan yang lebih erat, tidak hanya secara diplomatik tapi juga budaya dan spiritual,” ujarnya.
Pertemuan ini diharapkan menjadi awal dari kerja sama konkret antarwilayah, memperkuat koneksi perdagangan, pendidikan, hingga keagamaan. Kerja sama ini akan membuka peluang baru bagi kedua provinsi untuk saling bertukar pengalaman dan meningkatkan hubungan bilateral yang sudah terjalin lama.
Khofifah menyambut baik rencana pembukaan kantor Konsul Uzbekistan di Surabaya. Hal ini akan memudahkan komunikasi dan koordinasi antara kedua pihak, serta memfasilitasi pertukaran informasi dan peluang bisnis yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Jawa Timur.
Selain itu, kerja sama di bidang pendidikan juga menjadi fokus dalam pertemuan ini. Kedua belah pihak sepakat untuk mendorong pertukaran pelajar dan mahasiswa, serta kolaborasi antara institusi pendidikan tinggi di Jawa Timur dan Uzbekistan.
Dalam bidang keagamaan, Khofifah berharap kerja sama ini dapat memperkuat hubungan spiritual antara Indonesia dan Uzbekistan. Khofifah menyampaikan bahwa peziarah asal Indonesia yang berkunjung ke makam Imam Bukhari di Samarkand akan terus didukung dan difasilitasi.
Selain itu, kedua pihak juga sepakat untuk memperkuat kerja sama di bidang perdagangan dan investasi. Jawa Timur memiliki banyak potensi produk unggulan yang dapat dipasarkan di Uzbekistan, begitu pula sebaliknya. Kerja sama ini diharapkan dapat membuka peluang baru bagi pelaku usaha di kedua wilayah.
Pertemuan antara Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Duta Besar Uzbekistan untuk Indonesia, Y.M. Oybek Eshonov, menandai babak baru dalam hubungan kerja sama antara Jawa Timur dan Uzbekistan. Kedua belah pihak berkomitmen untuk mewujudkan kerja sama yang saling menguntungkan di berbagai bidang, mulai dari perdagangan, pendidikan, hingga keagamaan.







