MALANG, Zona Malang – Sebagai bagian dari BUMN, PTPN Grup yang di dalamnya terdapat PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), menggelar program mudik bersama pada hari ini, Kamis (27/3/2025). Program ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat, khususnya mereka yang tinggal di sekitar perkebunan dan pabrik gula.
Direktur Utama SGN, Mahmudi menyampaikan bahwa tahun ini program mudik gratis mencatat jumlah peserta terbesar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, dengan lebih dari 1.000 orang yang diberangkatkan ke berbagai daerah tujuan seperti Banyuwangi, Trenggalek, Pacitan, Yogyakarta, dan Jakarta.
“Kami memfasilitasi mudik gratis untuk masyarakat di sekitar perkebunan dan pabrik gula. Tahun ini, sekitar 1.000 peserta berangkat ke berbagai daerah tujuan,” ujar Mahmudi saat memberangkatkan pemudik di Halaman Kantor Regional 4, Kamis (27/3/2025).
Mahmudi menekankan bahwa program ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) kepada masyarakat. Dengan tema “Aman Sampai Tujuan,” PT SGN berharap program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi peserta.
Selain itu, Mahmudi menyampaikan bahwa program ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat, sehingga tahun depan perusahaan berencana untuk meningkatkan kapasitas peserta. “Tahun ini adalah yang terbesar, dan melihat antusiasme masyarakat, kami berencana menambah jumlah peserta di tahun berikutnya,” jelasnya.
Yang berbeda tahun ini, SGN selain memberangkatkan pemudik, juga menyediakan dua posko mudik yang berlokasi di Bandara Juanda dan Stasiun Gubeng. Posko ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan bagi para pemudik dengan menyediakan berbagai fasilitas, seperti tempat istirahat, kopi dan teh dari produk-produk PTPN Grup, serta layanan kesehatan yang bisa dimanfaatkan oleh pemudik.
Usai memberangkatkan pemudik, Mahmudi melakukan kunjungan langsung ke posko yang berada di Terminal 1 Bandara Juanda, Kamis (27/3/2025). Di posko ini, terdapat dua area layanan, yaitu area layanan customer service yang menyediakan obat-obatan ringan secara gratis, serta area pemeriksaan ringan yang dijaga oleh petugas kesehatan dari IHC (Indonesian Healthcare Corporation), holding rumah sakit BUMN.
Mahmudi menjelaskan, posko mudik ini diharapkan bisa menjadi fasilitas bagi pemudik yang datang ke dua lokasi ini untuk mendapatkan layanan kesehatan ringan. Pengunjung terminal bandara atau stasiun Gubeng bisa mengunjungi posko ini untuk mendapatkan obat-obatan ringan atau pemeriksaan kesehatan sederhana.
Keberadaan Posko Mudik BUMN 2025 oleh SGN ini hadir mulai Kamis (27/3/2025) hingga 5 April 2025 mendatang. Setelah Lebaran, posko ini juga siap melayani arus balik dan mungkin akan ada penambahan produk-produk PTPN Group, seperti kopi atau teh, yang bisa dinikmati oleh pengunjung.
Direktur Utama SGN, Mahmudi menegaskan bahwa program mudik gratis ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat, khususnya mereka yang tinggal di sekitar perkebunan dan pabrik gula. Dengan adanya posko mudik, diharapkan dapat memberikan kenyamanan dan layanan kesehatan bagi para pemudik.







