Sensasi Baru di Bromo: Jembatan Kaca Seruni Point Pesona Wisata Terbaru

MALANG, Zona Malang – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengunjungi Jembatan Kaca Seruni Point yang terletak di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Kabupaten Probolinggo, Sabtu (3/5/2025). Dalam kunjungannya, Khofifah menyatakan kekagumannya terhadap keindahan panorama Gunung Bromo yang dapat dinikmati dari jembatan kaca tersebut.

Menurut Khofifah, Jembatan Kaca Seruni Point menawarkan sensasi baru dalam menikmati eksotisme Bromo dan diyakini dapat menjadi magnet kuat untuk menarik wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. “Jembatan kaca ini menyuguhkan sudut pandang yang unik dari Gunung Bromo. Ini akan memperkaya pengalaman wisatawan dan memperpanjang durasi kunjungan mereka di kawasan TNBTS,” ujar Khofifah.

Gubernur Jawa Timur ini berharap, ke depan, wisatawan mancanegara yang datang dengan kapal pesiar (cruise) dapat menghabiskan waktu lebih lama di Jawa Timur, khususnya di kawasan Bromo. Seperti halnya kunjungan dua hari ke Borobudur dan Prambanan di Jawa Tengah, wisata Bromo pun diharapkan bisa menjadi bagian dari rute destinasi yang lengkap.

Khofifah juga menyampaikan pentingnya memperkuat pentas budaya dan tenant-tenant lokal di sekitar Jembatan Kaca agar kawasan ini dapat dinikmati wisatawan tidak hanya di pagi hari, tetapi juga siang dan sore hari. “Banyak review positif terhadap Bromo dari lembaga internasional, bahkan di media sosial eksposurnya sangat tinggi. Ini merupakan modal besar bagi promosi wisata Jatim,” ucapnya.

Lebih lanjut, Khofifah menyoroti bahwa TNBTS kini tercatat sebagai Taman Nasional Terindah ketiga di dunia menurut penilaian Goodstats yang mengukur keterlibatan di media sosial seperti Instagram dan TikTok, volume pencarian, serta ulasan Google, dengan skor total 7,89. Bromo berada tepat di bawah Taman Nasional Kruger (Afrika Selatan) dan Lencois Maranhenses (Brasil).

Berdasarkan data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur, sepanjang 2024 jumlah wisatawan nusantara ke Jatim mencapai 218,7 juta, dengan kunjungan wisatawan mancanegara sebanyak 268 ribu. Sementara untuk kawasan TNBTS, tercatat 465.751 kunjungan wisatawan domestik dan 19.926 wisatawan mancanegara.

Meski demikian, Khofifah menegaskan bahwa aspek keamanan menjadi prioritas utama dalam pengoperasian Jembatan Kaca Seruni Point. Pemerintah akan menerapkan pembatasan jumlah pengunjung yang melintasi jembatan tersebut guna menjaga keselamatan. “Saya rasa ini menjadi area yang luar biasa, peluang untuk menikmati keindahan ciptaan Allah di bumi Probolinggo. Tapi tetap harus aman dan tertib,” tutup Khofifah.

Jembatan Kaca Seruni Point diharapkan dapat menjadi daya tarik wisata baru di Jawa Timur, khususnya di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Gubernur Khofifah optimistis bahwa keindahan panorama Gunung Bromo yang dapat dinikmati dari jembatan kaca ini akan memperkaya pengalaman wisatawan dan memperpanjang durasi kunjungan mereka di kawasan tersebut.

Selain itu, Khofifah juga menekankan pentingnya memperkuat pentas budaya dan tenant-tenant lokal di sekitar Jembatan Kaca agar kawasan ini dapat dinikmati wisatawan sepanjang hari. Dengan promosi yang gencar dan peningkatan fasilitas pendukung, Khofifah berharap Bromo dapat menjadi bagian dari rute destinasi wisata yang lengkap, khususnya bagi wisatawan mancanegara yang datang dengan kapal pesiar.

Meskipun demikian, Khofifah menegaskan bahwa aspek keamanan menjadi prioritas utama dalam pengoperasian Jembatan Kaca Seruni Point. Pemerintah akan menerapkan pembatasan jumlah pengunjung yang melintasi jembatan tersebut guna menjaga keselamatan. Dengan pengelolaan yang baik, Khofifah yakin Jembatan Kaca Seruni Point akan menjadi area yang luar biasa untuk menikmati keindahan alam Bromo.