Wali Kota Eri Siapkan Pemulihan Ekonomi Warga Melalui Sekolah Rakyat dan Koperasi

MALANG, Zona Malang – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan komitmennya untuk mendukung program-program nasional yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Hal ini disampaikan Eri saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) ke-VII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Grand City Surabaya, Kamis (8/5/2025).

Eri, yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pengurus APEKSI, menyerukan agar seluruh kepala daerah sejalan dengan visi dan misi Presiden. Menurutnya, setiap wali kota memang memiliki visi dan misi masing-masing, namun harus selaras dengan arah yang ditetapkan oleh Presiden.

“Setiap wali kota memang punya visi dan misi, tapi harus selaras dengan Presiden. Ini akan menjadi kekuatan luar biasa jika kita bergerak dalam satu arah, karena pada dasarnya kita adalah kepanjangan tangan Presiden untuk menjalankan program-program yang tertuang dalam RPJMN,” kata Eri.

Salah satu program prioritas yang diungkapkan Eri adalah Sekolah Rakyat. Menurutnya, program ini harus mulai dibangun di seluruh kota meskipun menghadapi kendala keterbatasan lahan. Eri meyakini bahwa Presiden akan memberikan arahan dan solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut.

“Kalau bicara lahan 7 hektare, mungkin tidak semua kota punya. Tapi saya yakin, Presiden akan memberikan arahan dan solusi untuk itu. Yang penting kita siap bergerak,” tegasnya.

Selain Sekolah Rakyat, Eri juga menyampaikan program Koperasi Merah Putih yang akan didirikan di 153 kelurahan di Surabaya pada Juli 2025. Program ini disebut sebagai upaya untuk memperkuat sinergi antara kota sebagai konsumen dan desa sebagai produsen.

“Kita bukan produsen, tapi konsumen. Surabaya bisa bekerja sama dengan daerah lain. Beras kami ambil dari Mojokerto, telur dari Blitar. Artinya, kita bisa saling menguatkan,” lanjut Eri yang disambut tepuk tangan peserta Munas APEKSI ke VII.

Eri mengajak seluruh Wali Kota agar menjadikan koperasi sebagai kekuatan ekonomi rakyat yang berbasis kolaborasi kota dan desa. Menurutnya, gerakan ini harus bersinergi, di mana kota sebagai konsumen harus menggandeng desa, begitu juga sebaliknya.

“Gerakan ini harus bersinergi. Kota sebagai konsumen harus menggandeng desa. Begitu juga sebaliknya. Kita harus saling isi, saling dukung,” pungkas Eri.

Dalam kesempatan yang sama, turut hadir Wamendagri Bima Arya dan Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak. Mereka bersama-sama memberikan dukungan terhadap komitmen Wali Kota Surabaya dalam mendukung program-program nasional.

Munas APEKSI ke-VII ini menjadi ajang bagi para Wali Kota se-Indonesia untuk menyatukan visi dan misi dalam mendukung pembangunan di daerah masing-masing. Diharapkan, dengan kekompakan dan sinergi yang terjalin, program-program pemerintah pusat dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sebagai penutup, Eri Cahyadi kembali menegaskan bahwa gerakan ini harus dilakukan secara bersama-sama. Kota dan desa harus saling isi dan saling dukung demi mewujudkan kesejahteraan rakyat yang menjadi cita-cita bersama.