Badai Mengintai, Jatim Siaga!

MALANG, Zona Malang – Waspada Cuaca Ekstrem di Jawa Timur, BMKG Keluarkan Peringatan Dini

MALANG, Zona Malang – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Juanda mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Jawa Timur pada Kamis (22/5/2025). Prakiraan cuaca terbaru dari BMKG menyatakan sebagian besar wilayah di provinsi ini berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga lebat, disertai petir dan angin kencang, terutama pada malam hingga dini hari.

Menurut BMKG, cuaca di pagi dan siang hari umumnya cerah berawan hingga berawan tebal, dengan kemungkinan hujan ringan hingga sedang di beberapa wilayah. Namun, memasuki malam hari, cuaca diprakirakan mulai tidak stabil. Sejumlah daerah di Jawa Timur berpotensi mengalami hujan lebat disertai petir, terutama di kawasan dataran tinggi dan wilayah pesisir selatan.

Kondisi ini diperkirakan berlanjut hingga dini hari, dengan intensitas hujan yang bervariasi, dari ringan hingga lebat, disertai kilat dan angin kencang lokal. BMKG Juanda dalam keterangan tertulis menyampaikan, “Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan hujan lebat dan petir, terutama saat malam hingga dini hari.”

Suhu udara di wilayah Jawa Timur hari ini diperkirakan berkisar antara 15 hingga 33 derajat Celsius, dengan kelembapan udara 59 hingga 99 persen. Angin bertiup dari arah timur hingga tenggara dengan kecepatan antara 5 hingga 24 km/jam.

BMKG juga mengingatkan agar masyarakat mewaspadai potensi gangguan aktivitas harian seperti banjir lokal, pohon tumbang, hingga genangan akibat hujan lebat mendadak. Masyarakat diminta untuk memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG.

Kepala Stasiun Meteorologi Juanda, Andi Syaiful, mengatakan, “Cuaca ekstrem seperti ini memang tidak terlalu jarang terjadi di Jawa Timur, terutama pada musim peralihan. Kami terus memantau perkembangan cuaca dan akan mengeluarkan peringatan dini jika diperlukan, agar masyarakat dapat bersiap-siap menghadapinya.”

Menurut data BMKG, sepanjang tahun 2024, Jawa Timur tercatat mengalami beberapa kejadian cuaca ekstrem, seperti banjir bandang, angin puting beliung, dan hujan es. Hal ini menunjukkan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap potensi bencana alam terkait perubahan iklim.

Untuk itu, BMKG menyarankan agar masyarakat di Jawa Timur mempersiapkan diri dengan menyimpan persediaan makanan dan air bersih, serta mengikuti informasi terkini mengenai perkembangan cuaca melalui kanal resmi BMKG. Dengan kewaspadaan yang tinggi, diharapkan dampak dari cuaca ekstrem dapat diminimalisir.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga telah mengaktifkan posko-posko tanggap darurat di beberapa wilayah untuk memantau situasi dan siap melakukan tindakan evakuasi jika diperlukan. Koordinasi yang baik antara pemerintah, BMKG, dan masyarakat diharapkan dapat meminimalisir risiko yang mungkin timbul akibat cuaca ekstrem di Jawa Timur.