Mengejutkan! Argentina Tinggalkan Organisasi Kesehatan Dunia

MALANG, Zona Malang – Argentina secara resmi telah meratifikasi keputusannya untuk menarik diri dari keanggotaan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Pengumuman penting ini disampaikan bertepatan dengan kunjungan Menteri Kesehatan Amerika Serikat, Robert F. Kennedy Jr., ke Buenos Aires, yang menjadi sorotan media internasional.

Keputusan ini sebenarnya pertama kali diumumkan pada Februari lalu oleh Presiden Argentina, Javier Milei. Langkah berani ini mengikuti jejak mantan Presiden AS, Donald Trump, yang sebelumnya juga menyatakan akan menarik Amerika Serikat dari WHO.

Pemerintah Argentina mengeluarkan pernyataan resmi yang sangat tegas mengenai alasan di balik penarikan ini. Mereka menyebut bahwa pedoman yang dikeluarkan oleh WHO tidak didasarkan pada ilmu pengetahuan. Sebaliknya, pedoman tersebut dinilai didorong oleh kepentingan politik dan berasal dari “struktur birokrasi yang menolak mengakui kesalahan sendiri.”

“Resep-resep WHO tidak berhasil karena tidak didasarkan pada ilmu pengetahuan, melainkan pada kepentingan politik dan struktur birokrasi yang menolak mengkaji kesalahan mereka sendiri,” demikian bunyi pernyataan resmi dari pemerintah Argentina.

Keputusan Argentina untuk keluar dari WHO ini secara jelas mempertegas arah kebijakan baru negara tersebut, baik dalam bidang kesehatan maupun hubungan internasional. Pengumuman yang disampaikan saat kunjungan pejabat tinggi Amerika Serikat ini menjadi semakin menarik, mengingat AS juga pernah mempertimbangkan langkah serupa dan kini menunjukkan dukungan terhadap keputusan Argentina.

Menurut pengamat politik, langkah Argentina ini merupakan upaya untuk membebaskan diri dari pengaruh organisasi multilateral yang dianggap tidak lagi relevan dengan kondisi dan kebutuhan negara-negara berkembang. Selama ini, Argentina merasa pedoman WHO lebih banyak menguntungkan negara-negara maju dan cenderung mengabaikan kepentingan negara-negara berkembang.

“Pemerintah Argentina merasa pedoman WHO selama ini tidak sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat Argentina. Mereka ingin memiliki kebijakan kesehatan yang lebih mandiri dan sesuai dengan konteks lokal,” jelas Andi Wijaya, seorang pengamat politik internasional.

Langkah Argentina ini juga diyakini akan memengaruhi hubungan negara tersebut dengan lembaga-lembaga multilateral lainnya di masa depan. Beberapa pengamat berpendapat, keputusan ini bisa menjadi awal dari upaya Argentina untuk memperkuat kerja sama regional dan memprioritaskan kepentingan nasional dalam berbagai isu global.

“Penarikan diri dari WHO bisa jadi hanya awal dari upaya Argentina untuk melepaskan diri dari dominasi lembaga-lembaga multilateral global. Ke depan, mereka mungkin akan lebih fokus pada kerja sama regional dan memperkuat posisi tawar dalam isu-isu internasional,” ujar Andi Wijaya.

Secara keseluruhan, keputusan Argentina untuk menarik diri dari keanggotaan WHO ini menandai perubahan signifikan dalam orientasi kebijakan kesehatan negara tersebut. Langkah ini juga dipastikan akan memengaruhi hubungan Argentina dengan lembaga-lembaga multilateral dunia ke depannya.