MALANG, Zona Malang – PT Sinergi Gula Nusantara (PT SGN) Subholding PTPN III (Persero), perusahaan yang bergerak di komoditas gula, telah melaksanakan penyerahan simbolis kepesertaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) kepada tenaga tebang dan karyawan harian lepas di lingkungan kerja KSO PT SGN. Acara ini digelar pada Rabu (28/5) di Surabaya dan dihadiri oleh jajaran pimpinan PT SGN dan BPJS Ketenagakerjaan.
Hadir dalam kegiatan ini, Affan Safiq selaku Direktur SDM & IT PT SGN, Imam Cipto Suyitno SEVP Koordinator KSO SGN, serta Adventus Edison Souhuwat Kepala Kantor Cabang Surabaya BPJS Ketenagakerjaan Karimunjawa. Imam Cipto Suyitno menyampaikan harapannya agar KSO SGN dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh tenaga kerja yang berada di bawah naungannya.
“Saya titip kepada rekan-rekan kebun untuk terus memonitor dan memfasilitasi proses kepesertaan ini, termasuk pembaruan dokumen yang diperlukan,” ujar Imam Cipto Suyitno.
Affan Safiq, Direktur SDM & IT PT SGN, menegaskan komitmen SGN untuk memberikan jaminan sosial kepada para pekerja dengan sinergi bersama BPJS Ketenagakerjaan. Hal ini dilakukan untuk menciptakan sistem perlindungan yang berkelanjutan bagi para pekerja.
“Ini bentuk komitmen SGN untuk memberikan perlindungan sosial, bukan hanya kepada karyawan tetap dan PKWT saja melainkan juga tenaga tebang dan pekerja harian lepas dengan mengikutsertakan BPJS ketenagakerjaan, rekan-rekan dapat bekerja dengan nyaman,” ungkap Affan.
Menurut Affan, ini merupakan langkah awal untuk membangun kerja sama yang bermanfaat, baik bagi BPJS maupun PT SGN. Ia juga menyampaikan bahwa PT SGN telah menerima penghargaan Paritrana yang diterima oleh PG Pradjekan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen SGN terhadap perlindungan tenaga kerja.
Hingga saat ini, jumlah keseluruhan tenaga tebang dan karyawan harian lepas yang terdata adalah sebanyak 18.691 orang, dengan 12.078 orang di antaranya telah resmi didaftarkan dalam program Jamsostek. Sementara itu, sebanyak 6.613 orang sisanya masih dalam proses verifikasi dan dipastikan akan segera direalisasikan.
Adventus Edison Souhuwat, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surabaya Karimunjawa, menyampaikan apresiasi dan komitmen SGN terhadap kolaborasi ini. Ia menjelaskan bahwa masih terdapat selisih sekitar 6.000 peserta yang sedang dalam proses verifikasi, namun ini adalah bagian dari komitmen BPJS untuk menyempurnakan perlindungan jaminan sosial bagi seluruh tenaga kerja, termasuk mereka yang belum masuk dalam sistem pendaftaran atau yang bekerja secara musiman di musim tebang mendatang.
Pihaknya berharap langkah SGN yang peduli terhadap jaminan sosial pekerja harian lepas diikuti oleh perusahaan lain, pasalnya mayoritas perusahaan masih terpaku pada karyawan tetap saja untuk diikutsertakan program Jamsostek Ketenagakerjaan.
Dengan kegiatan ini, PT SGN dan BPJS Ketenagakerjaan menegaskan komitmen bersama untuk mewujudkan lingkungan kerja yang aman, terlindungi, dan berkelanjutan. Perlindungan sosial bagi tenaga kerja bukan hanya kewajiban, tetapi merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi dan kontribusi mereka terhadap industri gula nasional.







