OpenAI kembali membuat gebrakan dengan menghadirkan fitur baru yang memungkinkan pengguna mengubah ChatGPT menjadi chatbot dengan kepribadian yang lebih beragam. Melalui pembaruan ini, pengguna dapat menciptakan pengalaman interaksi yang lebih personal dan sesuai kebutuhan mereka.
Langkah ini dimulai dengan peluncuran antarmuka baru untuk menu instruksi kustom di ChatGPT. Pembaruan ini telah tersedia di situs ChatGPT.com dan aplikasi desktop untuk Windows, sementara versi untuk perangkat seluler dan Mac akan menyusul dalam beberapa minggu ke depan.
Dalam menu yang diperbarui, pengguna dapat memberikan informasi tambahan seperti nama panggilan, profesi, hingga sifat chatbot yang diinginkan, mulai dari jenaka, keras kepala, hingga gaya bicara ala Gen Z.
ChatGPT Kini Bisa Jadi Lebih Personal
Menu baru ini tidak hanya memberikan fleksibilitas, tetapi juga memungkinkan pengguna mendiktekan gaya interaksi yang mereka inginkan. Misalnya, Anda bisa meminta ChatGPT untuk menggunakan nada formal dan profesional, atau justru gaya santai dan menghibur. Dengan opsi ini, ChatGPT dapat diatur untuk memberikan respons yang lebih relevan dan sesuai konteks.
Salah satu fitur menarik lainnya adalah pengguna dapat memilih alat tambahan yang digunakan dengan GPT-4, seperti pencarian web, generator gambar DALL-E, alat pemrograman kode, hingga kanvas kreatif. Semua ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan chatbot dalam memenuhi kebutuhan spesifik pengguna.
“Perkenalkan diri Anda untuk mendapatkan respons yang lebih baik dan personal,” bunyi panduan di menu instruksi kustom baru ini.
Fitur Baru yang Mendukung Produktivitas
Tak hanya fokus pada personalisasi, OpenAI juga menambahkan fitur produktivitas yang tak kalah menarik. Salah satunya adalah kemampuan menjadwalkan pengingat dan tugas langsung dari ChatGPT. Pengguna dapat mengatur pengingat satu kali atau tugas berulang, dengan batas maksimum 10 tugas aktif dalam satu waktu. Fitur ini, yang masih dalam tahap beta, telah tersedia untuk semua pelanggan.
Selain itu, OpenAI terus berinovasi dengan menambahkan fitur-fitur baru. Pada Desember 2024, mereka memperkenalkan pembuat video bernama Sora, yang memungkinkan pengguna membuat video hanya melalui perintah obrolan. Langkah ini mempertegas posisi ChatGPT sebagai platform AI multifungsi.
Lebih Pintar, Tapi Masih Perlu Penyempurnaan
Meski semakin canggih, ChatGPT tetap menghadapi tantangan dalam menjawab beberapa pertanyaan sederhana. Hal ini menjadi pengingat bahwa meski teknologi terus berkembang, ada ruang untuk penyempurnaan lebih lanjut.
Dengan pembaruan ini, OpenAI menunjukkan komitmennya untuk terus menghadirkan pengalaman AI yang lebih interaktif dan bermanfaat bagi penggunanya. Bagaimana menurut Anda? Apakah fitur baru ini sudah sesuai dengan harapan?







