MALANG, Zona Malang – Dunia gaming kembali digemparkan dengan kolaborasi epik antara Xbox dan ASUS. Sebuah gebrakan baru diumumkan dalam gelaran Xbox Game Showcase 2025, yakni kehadiran ROG Xbox Ally Series. Perangkat handheld ini hadir dalam dua varian, ROG Xbox Ally dan ROG Xbox Ally X, siap meramaikan persaingan di pasar konsol portabel.
Pengumuman ini sontak memicu reaksi positif dari para gamer dan komunitas. Bagaimana tidak, ini adalah handheld pertama yang mengusung nama besar Xbox. Hal ini tentu menjadi angin segar bagi para penggemar game yang menginginkan pengalaman bermain game Xbox di mana saja dan kapan saja. Persaingan ketat dengan handheld lain pun tak terhindarkan.
Banyak pengamat menilai bahwa langkah ini adalah sindiran telak bagi Playstation. Sony sebelumnya merilis Playstation Portal, sebuah perangkat yang hanya mengandalkan sistem streaming game. ROG Xbox Ally Series hadir sebagai solusi inovatif dengan menawarkan pengalaman bermain game secara penuh dalam genggaman.
Lantas, apa saja yang ditawarkan oleh kolaborasi Xbox dan ASUS ini? Pertanyaan besar yang muncul adalah terkait sistem operasi yang digunakan. Apakah ROG Xbox Ally Series akan memiliki sistem yang sama dengan PC Gaming Handheld pada umumnya? Berikut adalah ulasan lengkapnya yang patut disimak.
Sistem operasi menjadi fokus utama dalam pengembangan ROG Xbox Ally Series. Menurut informasi dari YouTuber teknologi kenamaan, Dave2D, Xbox dan ASUS melakukan modifikasi pada OS Windows. Tujuannya adalah untuk menciptakan tampilan antarmuka (UI) dan pengalaman pengguna (UX) yang berbeda dari ROG Ally biasa. UI yang dihasilkan akan kental dengan nuansa Xbox, mirip dengan tampilan Xbox Game Pass di PC.
Meski demikian, pengguna tetap memiliki opsi untuk beralih ke Desktop Mode. Mode ini memudahkan pengguna dalam melakukan update atau pengaturan teknis lainnya. Setelah selesai, pengguna dapat kembali ke Gaming Mode untuk menikmati pengalaman bermain game yang lebih optimal. Fitur ini memberikan fleksibilitas bagi pengguna untuk menyesuaikan perangkat dengan kebutuhan mereka.
Saat pertama kali dinyalakan, ROG Xbox Ally akan langsung menampilkan laman pemilihan game. Tampilan ini mirip dengan Steam Big Picture, memudahkan pengguna dalam menavigasi berbagai pilihan yang tersedia. Inilah yang menjadi daya tarik utama, karena meskipun mengusung nama ASUS dan ROG, perangkat ini tidak memberikan kesan seperti PC Handheld biasa.
Salah satu keluhan yang sering dilontarkan oleh pengguna PC Handheld adalah kesulitan dalam navigasi saat berada di mode Windows. Biasanya, pengguna membutuhkan mouse untuk menggerakkan kursor dan keyboard untuk mengetik. Meskipun virtual keyboard tersedia, banyak pengguna yang merasa kurang nyaman menggunakannya.
Dengan sistem operasi khusus yang dirancang oleh Xbox dan ASUS, diharapkan pengguna dapat lebih mudah memilih konten game yang mereka inginkan. Sistem ini dirancang agar lebih serbaguna dan memberikan kesan yang fleksibel. Pengguna tidak hanya dapat memainkan game Xbox, tetapi juga game dari platform lain seperti Steam, EA Play, dan Battle.net.
Desain ROG Xbox Ally Series juga tak kalah menarik. ASUS dan Xbox merancang perangkat ini dengan tujuan memberikan kenyamanan ekstra bagi para gamer. Bermain game di handheld modern seringkali menyebabkan rasa pegal, terutama saat bermain dalam waktu yang lama. Oleh karena itu, desain D-Pad pada ROG Xbox Ally Series dibuat mirip dengan controller Xbox, yang dikenal nyaman digunakan.
Layar yang digunakan berukuran 7 inci dengan refresh rate 120Hz. Layar ini memberikan pengalaman visual yang imersif bagi para gamer. Dua varian yang ditawarkan, ROG Xbox Ally dan ROG Xbox Ally X, memiliki perbedaan dari segi warna dan performa. Varian X hadir dengan warna hitam, sementara varian biasa berwarna putih.
ROG Xbox Ally menggunakan prosesor AMD Ryzen Z2 A, sementara ROG Xbox Ally X menggunakan AMD Ryzen Z2 Extreme. Bagi gamer yang menginginkan performa grafis maksimal, ROG Xbox Ally X adalah pilihan yang tepat. Bagi gamer yang lebih santai dan tidak terlalu mementingkan performa grafis, ROG Xbox Ally sudah cukup memadai.
Namun, perlu diingat bahwa AMD Ryzen Z2 A tetap memberikan kualitas yang baik, meskipun masih di bawah performa AMD Ryzen Z2 Extreme. Salah satu keunggulan ROG Xbox Ally X adalah fitur Impulse Trigger, yang memberikan sensasi haptik saat menekan tombol trigger. Fitur ini mirip dengan yang diterapkan pada DualSense, membuat pengalaman bermain game FPS atau balapan menjadi lebih imersif.
“Kolaborasi ini benar-benar mengubah peta persaingan di dunia handheld gaming. Xbox dan ASUS berhasil menciptakan perangkat yang tidak hanya powerful, tetapi juga nyaman dan mudah digunakan,” ujar seorang pengamat teknologi.
Kehadiran ROG Xbox Ally Series menandai babak baru dalam dunia handheld gaming. Dengan kombinasi antara kekuatan Xbox dan keahlian ASUS, perangkat ini berpotensi menjadi standar baru dalam industri ini. Para gamer pun semakin dimanjakan dengan pilihan perangkat gaming yang semakin beragam dan inovatif.







