MALANG – Kabar gembira bagi para pecinta smartphone kompak! Vivo baru saja memperkenalkan anggota baru dari keluarga X200 Series, yaitu vivo X200 FE. Perangkat ini hadir sebagai opsi flagship dengan dimensi yang lebih ringkas, namun tetap menawarkan performa tinggi dan kapasitas baterai yang lebih besar.
Sukses dengan formula X200 Pro mini, vivo tampaknya ingin mengulang kesuksesan tersebut dengan menghadirkan X200 FE. Smartphone ini menawarkan kombinasi ideal antara portabilitas dan daya tahan baterai yang mumpuni. Penggunaan teknologi baterai silikon karbon memungkinkan vivo untuk membenamkan baterai berkapasitas besar tanpa mengorbankan desain yang tipis dan ringan.
Meskipun tidak bisa dibilang mini, vivo X200 FE tetap lebih kompak dibandingkan smartphone lain dengan layar 6,5 inci ke atas. Perangkat ini juga menjadi alternatif menarik setelah OnePlus menghadirkan OnePlus 13s. Namun, vivo X200 FE memiliki keunggulan tersendiri, terutama pada sektor kamera ZEISS yang telah teruji kualitasnya dari generasi sebelumnya.
“Kami sangat antusias untuk memperkenalkan vivo X200 FE kepada konsumen global. Smartphone ini adalah bukti komitmen kami untuk terus berinovasi dan menghadirkan perangkat yang sesuai dengan kebutuhan pengguna,” ujar juru bicara Vivo dalam keterangan resminya.
Vivo X200 FE hadir dengan dimensi yang mirip dengan vivo X200 Pro mini, menggunakan bingkai aluminium dan material kaca belakang, serta sertifikasi IP69. Namun, yang membedakan adalah profilnya yang lebih tipis, hanya 7,99mm, dan desain modul kamera belakang yang terinspirasi dari iPhone 16. Meski lebih tipis, kapasitas baterai justru meningkat signifikan.
Spesifikasi kamera pada vivo X200 FE juga mengalami penyesuaian. Sensor utama 50MP IMX921 1/1,56 inci, sensor ultra-wide 8MP 1/4 inci, dan telefoto periskop IMX882 3x optical zoom tetap dipertahankan. Namun, kamera selfie ditingkatkan resolusinya menjadi 50MP untuk hasil yang lebih detail.
Salah satu peningkatan signifikan pada vivo X200 FE adalah kapasitas baterainya yang mencapai 6500 mAh, bahkan lebih besar dari X200 Pro standar. Baterai ini diklaim mampu memutar video YouTube hingga 25 jam nonstop. Meskipun demikian, vivo menghilangkan fitur wireless charging untuk memberikan ruang bagi baterai yang lebih besar.
Untuk performa, vivo X200 FE ditenagai oleh cip Dimensity 9300+ dari MediaTek dengan satu inti Cortex-X4 hingga 3,4GHz, dipadukan dengan RAM 12GB dan penyimpanan internal hingga 512GB. Smartphone ini juga menjalankan antarmuka FuntouchOS yang disiapkan untuk pasar global, dengan fitur AI dan fitur eksklusif yang diturunkan dari OriginOS.
Fitur AI pada vivo X200 FE memungkinkan pengguna untuk menyempurnakan foto dengan berbagai cara, seperti menghapus objek, memindahkan objek, menghapus pantulan bayangan kaca, hingga memperluas bidang gambar. Fitur AI lainnya termasuk penerjemah dalam panggilan suara dan kemampuan untuk mengetahui informasi yang tampil di layar.
Vivo X200 FE tersedia dalam pilihan warna hitam, pink, kuning, dan biru. Meskipun harga resmi belum diumumkan, diperkirakan akan sedikit lebih murah dari vivo X200 Pro mini yang dibanderol sekitar Rp10,3 jutaan saat peluncuran. Sayangnya, belum ada informasi apakah vivo X200 FE akan hadir secara resmi di Indonesia.







