MALANG – Apple kembali menggemparkan pasar gadget dengan meluncurkan iPad Air M3. Tablet terbaru ini hadir dengan sejumlah peningkatan, meski terbilang minor dibandingkan generasi sebelumnya. Namun, Apple tetap percaya bahwa performa yang ditawarkan akan memikat hati para pengguna.
iPad Air M3 ini hadir dengan peningkatan performa yang signifikan berkat chip M3. Selain itu, Apple juga menghadirkan Magic Keyboard baru untuk meningkatkan produktivitas pengguna. Tablet ini seolah menjadi jawaban bagi mereka yang masih setia dengan iPad generasi M1 atau chip A Series sebelumnya.
Dengan peluncuran iPadOS 26 yang semakin dekat, konsumen diprediksi akan semakin tertarik dengan iPad Air M3. Kemampuan multitasking yang ditingkatkan pada iPadOS 26 menjadikan tablet ini semakin ideal sebagai pengganti laptop. Lantas, apa saja yang menarik dari iPad Air M3 ini? Berikut ulasan lengkapnya.
Desain iPad Air M3 nyaris tidak mengalami perubahan dibandingkan generasi sebelumnya. Pilihan layar, dimensi, dan warna tetap sama, namun ada sedikit perbedaan yang mungkin tidak langsung terlihat. Logo “iPad Air” di sisi belakang kini dihilangkan, meninggalkan logo Apple sebagai identitas utama perangkat.
Meski terlihat sama, bobot iPad Air M3 sedikit lebih ringan, turun sekitar dua gram menjadi 460 gram untuk varian 11 inci. Dimensi yang tipis, hanya 6,1mm, membuat tablet ini sangat portabel dan mudah dibawa ke mana saja. Bahkan, saat dipasangkan dengan aksesori seperti Magic Keyboard, iPad Air M3 tetap nyaman digunakan.
“Saya suka desainnya yang ringkas dan ringan. Cocok banget buat dibawa kerja atau kuliah,” ujar Andi, seorang mahasiswa di Malang yang sudah mencoba iPad Air M3.
Soal layar, iPad Air M3 masih mengandalkan panel IPS dengan refresh rate 60Hz dan tingkat kecerahan maksimum 500 nits. Meski belum menggunakan layar dengan refresh rate yang lebih mulus, panel IPS pada iPad Air M3 tetap memanjakan mata dengan saturasi warna yang vibrant dan akurat. Layarnya juga sudah terlaminasi dan dilengkapi lapisan anti-reflektif untuk mengurangi bekas sidik jari.
Untuk sektor kamera, iPad Air M3 dibekali sensor 12MP f/1.8 di bagian belakang dan sensor 12MP f/2.0 dengan sudut pandang lebar di bagian depan. Meski kualitasnya tidak sebanding dengan kamera smartphone flagship, hasil foto dan video yang dihasilkan tetap tergolong bagus. Fitur Center Stage pada kamera depan juga sangat berguna untuk video call.
“Kamera depannya oke banget buat video call sama keluarga. Fitur Center Stage-nya juga bikin wajah kita selalu kelihatan jelas,” kata Rina, seorang ibu rumah tangga yang sering menggunakan iPad Air M3 untuk berkomunikasi dengan keluarga.
Fitur-fitur lain yang ditawarkan iPad Air M3 juga tak kalah menarik. Tablet ini dilengkapi Touch ID untuk keamanan, speaker stereo berkualitas, dan menjalankan iPadOS dengan berbagai fitur menarik. Selain itu, iPad Air M3 juga mendukung Apple Intelligence yang memungkinkan pengguna mengakses fitur-fitur berbasis AI untuk mempermudah pekerjaan.
Performa iPad Air M3 ditenagai oleh chip Apple M3 yang menawarkan peningkatan signifikan dibandingkan generasi sebelumnya. Chip ini membuat iPad Air M3 semakin ideal untuk para kreator dan gamer yang membutuhkan kemampuan komputasi tinggi. Untuk pemrosesan grafis, iPad Air M3 juga membawa kemampuan ray tracing tingkat hardware dan dynamic caching.
Baterai iPad Air M3 diklaim mampu bertahan hingga 10 jam untuk menonton video atau menjelajah web. Dalam penggunaan sehari-hari, baterai tablet ini lebih dari cukup untuk menemani aktivitas Anda. Namun, untuk pengisian daya, iPad Air M3 mendukung kecepatan hingga 30W yang membutuhkan waktu sekitar dua jam dari kosong hingga penuh.
Secara keseluruhan, iPad Air M3 adalah tablet serbaguna yang menawarkan performa tinggi dan fitur-fitur menarik. Tablet ini cocok untuk berbagai kalangan, mulai dari pelajar, pekerja, hingga kreator profesional. Meski ada beberapa kekurangan seperti layar 60Hz dan pengisian daya yang lambat, iPad Air M3 tetap menjadi pilihan yang menarik di kelasnya.







