Xiaomi Gebrak Pasar! Kacamata Pintar AI Saingi RayBan Meta, Kamera 12MP Bikin Ngiler!

MALANG – Xiaomi kembali menggebrak pasar teknologi dengan memperkenalkan Xiaomi AI Glasses, sebuah kacamata pintar yang digadang-gadang menjadi pesaing serius bagi RayBan Meta. Perangkat wearable terbaru ini diumumkan dalam sebuah acara peluncuran besar di negara asalnya, Tiongkok, bersamaan dengan produk-produk inovatif lainnya seperti mobil listrik dan earphone open-ear OpenWear Stereo Pro. Xiaomi AI Glasses menawarkan sejumlah fitur unggulan, termasuk sensor kamera yang lebih superior dan daya tahan baterai yang lebih lama.

Kacamata pintar ini hadir dengan desain yang cukup konvensional, menyerupai kacamata standar namun dengan tangkai yang lebih tebal. Perbedaan mencolok terletak pada bulatan di sisi depan yang menjadi tempat sensor kamera dan lampu LED indikator. Xiaomi menyediakan tiga pilihan bingkai atau frame yang berbeda dengan kombinasi warna yang beragam, memungkinkan pengguna untuk menyesuaikan dengan gaya pribadi mereka.

Salah satu fitur menarik dari Xiaomi AI Glasses adalah opsi lensa electrochromic, di mana warna lensa dapat berubah secara otomatis hanya dengan gestur swipe di sisi kanan kacamata. Fitur ini memberikan kemudahan dan fleksibilitas bagi pengguna dalam berbagai kondisi pencahayaan. Xiaomi juga telah bekerja sama dengan produsen lensa kacamata untuk menyediakan opsi lensa prescription bagi mereka yang membutuhkannya.

Secara fungsionalitas, Xiaomi AI Glasses menawarkan kemampuan yang mirip dengan RayBan Meta, termasuk kontrol melalui swipe di sisi kanan kacamata dan tombol untuk mengambil foto atau video. Selain itu, pengguna juga dapat memberikan perintah suara untuk mengoperasikan perangkat. Xiaomi mengklaim telah merancang desain kacamata ini dengan mempertimbangkan bentuk wajah orang Asia, berdasarkan data dari lebih dari 70 ribu ukuran kepala dan wajah yang berbeda.

Di balik desainnya yang stylish, Xiaomi AI Glasses dibekali dengan spesifikasi mumpuni. Kacamata ini ditenagai oleh cip Snapdragon AR1+ dengan RAM 4GB dan penyimpanan internal 32GB. Sensor kamera 12MP Sony IMX681 mampu merekam video hingga resolusi 2K 30fps. Untuk kualitas audio, Xiaomi menyematkan dua speaker pada masing-masing tangkai dan lima mikrofon dengan teknologi bone conduction.

Daya tahan baterai menjadi salah satu keunggulan utama dari Xiaomi AI Glasses. Baterai 263mAh yang menggunakan teknologi silikon karbon diklaim mampu bertahan hingga lebih dari 8 jam penggunaan normal atau 7 jam nonstop untuk memutar musik. Pengisian daya dilakukan melalui port USB-C, yang sangat memudahkan pengguna karena tidak perlu bergantung pada charging case khusus.

Selain itu, Xiaomi AI Glasses juga memiliki sertifikasi IP54 yang membuatnya tahan terhadap debu dan cipratan air. Kacamata ini menjalankan HyperOS dan dapat digunakan untuk mengendalikan ekosistem perangkat Xiaomi lainnya melalui perintah suara. Kompatibilitasnya pun luas, karena dapat terhubung dengan smartphone Android maupun iOS. Xiaomi mengklaim bahwa kacamata ini mendukung lebih dari 15 aplikasi sejak awal, termasuk untuk live streaming.

Harga Xiaomi AI Glasses terbilang cukup terjangkau, mulai dari CNY1999 atau sekitar Rp4,5 jutaan untuk versi standar. Sementara itu, versi electrochromic dijual dengan harga sedikit lebih mahal, yaitu mulai dari CNY2699 atau sekitar Rp6 jutaan. Dengan kombinasi fitur canggih, desain yang stylish, dan harga yang kompetitif, Xiaomi AI Glasses berpotensi menjadi primadona baru di pasar kacamata pintar.

“Akan sangat menarik bila Xiaomi AI Glasses tersedia resmi di Indonesia,” ujar seorang pengamat teknologi, “Pasalnya, Xiaomi merancang desainnya dengan mengutamakan bentuk wajah Asia.”