Mobil Listrik Xiaomi SU7 Resmi Mengaspal di Indonesia, Harga Mulai Rp570 Juta!

MALANG – Xiaomi resmi meluncurkan mobil listrik terbarunya, Xiaomi YU7, di pasar Cina pada hari Jumat (27/6). Mobil yang digadang-gadang sebagai pesaing utama Tesla ini hadir dengan segudang teknologi canggih yang memukau para pecinta otomotif. Xiaomi YU7 menandai era baru bagi mobil SUV, dirancang dengan kecanggihan dari interior hingga eksteriornya.

Mobil listrik SUV ini dibanderol mulai dari 253.500 RMB atau sekitar Rp570 juta untuk versi standarnya. Harga ini sedikit lebih tinggi dari perkiraan sebelumnya yang berada di kisaran Rp552 juta. Xiaomi YU7 hadir dalam tiga varian dengan harga yang berbeda, menawarkan pilihan bagi konsumen dengan berbagai kebutuhan dan anggaran.

Xiaomi YU7 hadir sebagai SUV mewah berperforma tinggi yang mendefinisikan ulang kemewahan. Mobil ini menawarkan kombinasi desain yang elegan, teknologi canggih, pengalaman berkendara yang memuaskan, dan fitur keamanan yang lengkap. Kombinasi ini menetapkan standar baru bagi kecanggihan sebuah SUV.

Xiaomi YU7 tersedia dalam tiga varian, yaitu Standar (RWD jarak jauh), Pro (AWD jarak jauh), dan Max (AWD jarak jauh dengan performa tinggi). Harga masing-masing varian adalah Rp570 jutaan, Rp630 jutaan, dan Rp740 jutaan. Perbedaan harga ini mencerminkan perbedaan fitur dan performa yang ditawarkan oleh masing-masing varian.

Kabin Xiaomi YU7 dirancang dengan kemewahan dan kenyamanan sebagai prioritas utama. Tersedia empat pilihan warna interior yang elegan, yaitu Pine Gray, Coral Orange, Twilight Blue, dan kombinasi dua warna Ash Gray & Iris Purple. Pilihan warna interior ini dapat disesuaikan dengan warna eksterior YU7, yang tersedia dalam sembilan pilihan warna menarik.

Material soft-touch melapisi kabin mobil, dengan luas total mencapai 17 m² dan sertifikasi OEKO-TEX Class 1 yang aman bagi kulit bayi. Jok mobil dilapisi kulit Nappa yang lembut dan nyaman, memberikan sentuhan mewah pada interior mobil. Xiaomi YU7 juga menawarkan opsi kursi depan zero-gravity ganda yang dapat direbahkan dengan satu sentuhan tombol.

Kursi depan zero-gravity ini dilengkapi dengan fitur pijat di 10 titik dan dapat diatur dari posisi tegak 100° hingga posisi santai 135°, lengkap dengan pemanas. Fitur-fitur ini memastikan pengalaman berkendara yang nyaman dan relaks bagi pengemudi dan penumpang.

Xiaomi memperkenalkan tiga teknologi inti listrik pada mobil terbarunya, yaitu motor listrik, baterai tenaga, dan unit kontrol motor. Semua varian dilengkapi dengan Xiaomi HyperEngine V6s Plus versi terbaru. Motor ini mampu menghasilkan putaran maksimum hingga 22.000 rpm, torsi puncak 528 N·m, dan daya maksimum 288 kW.

Varian Xiaomi YU7 Max mampu mencapai tenaga hingga 690 PS, kecepatan tertinggi 253 km/jam, dan akselerasi 0–100 km/jam hanya dalam 3,23 detik. Ketiga varian YU7 menawarkan jarak tempuh yang jauh, yang menjadi nilai tambah bagi mobil listrik ini. Varian Standar dapat mencapai jarak hingga 835 km, sementara varian AWD mencapai 770 km.

Performa jarak jauh Xiaomi YU7 didukung oleh platform silikon karbida 800V yang memungkinkan pengisian daya ultra-cepat hingga 5,2C. Dengan teknologi ini, baterai dapat terisi dari 10% ke 80% hanya dalam 12 menit. Pengisian daya selama 15 menit sudah cukup untuk menempuh jarak hingga 620 km.

Xiaomi YU7 hadir dengan ekosistem Human x Car x Home, yang mengintegrasikan mobil dengan perangkat pintar lainnya. Di kedua sisi dashboard tersedia port dual-thread yang mampu memberikan daya hingga 27W, cukup untuk mengisi daya perangkat seperti kamera olahraga atau ponsel. Kabin dilengkapi sembilan titik magnetik untuk memasang berbagai aksesori.

Bagian dasar spion tengah didesain untuk dipasangi kamera gimbal 4K dan sensor interaksi spasial berbasis AI. Kamera gimbal 4K memungkinkan pemantauan real-time dan panggilan suara, sehingga pengguna dapat mengecek hewan peliharaan di dalam mobil. Sensor AI mendukung enam gerakan tangan untuk perintah tanpa sentuhan.

Bagian belakang jok depan dapat digunakan untuk menempatkan Xiaomi Pad 7S Pro. Atap belakang kabin memiliki desain yang dapat diperluas dengan sistem roof rail yang mendukung output hingga 100W serta dilengkapi dua port Type-C. Roof rail ini dapat dipasangi lampu geser atau proyektor portabel untuk pengalaman menonton saat berkemah.

“Apakah Anda tertarik jika Xiaomi YU7 hadir di Indonesia?” tanya seorang warganet di media sosial.