Zona Malang – Setelah penantian selama dua tahun, DJI akhirnya secara resmi meluncurkan drone mini andalan terbarunya, DJI Mini 5 Pro. Kehadiran drone ini menandai sebuah lompatan besar dalam teknologi drone di bawah 250 gram, dengan membawa serangkaian peningkatan signifikan di hampir semua lini dibandingkan pendahulunya, DJI Mini 4 Pro.
Pembaruan ini tidak hanya berfokus pada kualitas kamera, tetapi juga pada aspek keselamatan terbang, durasi, dan fitur-fitur cerdas yang membuatnya semakin andal. Lantas, apa saja perbedaan utamanya dan apakah ini merupakan upgrade yang layak?
Sensor Kamera 1 Inci Jadi Pembeda Utama
Peningkatan paling fundamental pada Mini 5 Pro adalah di sektor kamera. DJI kini menyematkan sensor CMOS berukuran 1 inci dengan resolusi 50MP, sebuah spesifikasi yang biasanya ditemukan pada drone yang jauh lebih besar dan mahal.
Sensor yang lebih besar ini secara langsung berdampak pada kualitas gambar yang superior, terutama dalam kondisi minim cahaya. Detail yang ditangkap akan lebih tajam dan noise lebih minim dibandingkan sensor 1/1.3 inci pada Mini 4 Pro. Kemampuan videonya juga ditingkatkan, kini mampu merekam video gerak lambat (slow-motion) 4K pada 120fps, naik dari 100fps di model sebelumnya.
Keamanan Terbang Malam Hari dengan Sensor LiDAR
Aspek keselamatan, khususnya untuk penerbangan di kondisi gelap, mendapat perhatian serius. DJI Mini 5 Pro kini dilengkapi dengan sensor LiDAR di bagian depan, sebuah teknologi yang menggunakan laser untuk memetakan dan mendeteksi rintangan dengan akurasi tinggi.
Penambahan LiDAR ini membuat sistem penghindar rintangan omnidirectional (segala arah) tetap berfungsi andal bahkan saat pencahayaan di bawah 1 lux. Ini adalah kemajuan besar dari Mini 4 Pro yang hanya mengandalkan sistem berbasis kamera, memberikan pilot rasa aman lebih saat terbang di malam hari atau di dalam ruangan yang gelap.
Peningkatan Desain dan Performa Terbang
Meskipun tetap mempertahankan bobot di bawah 250 gram, Mini 5 Pro hadir dengan sejumlah penyempurnaan desain, seperti sistem power on otomatis yang lebih praktis. Performa terbangnya juga lebih unggul dengan durasi terbang maksimal 36 menit dan kecepatan puncak 18 m/s, sedikit lebih baik dari pendahulunya.
Bagi para kreator konten media sosial, gimbal pada Mini 5 Pro kini telah dirancang ulang. Dengan kemampuan rotasi hingga 225°, drone ini mampu melakukan pengambilan gambar vertikal penuh 90° secara mulus, memberikan fleksibilitas kreatif yang jauh lebih tinggi.
Kapasitas Penyimpanan dan Fitur Lainnya
Menjawab keluhan pengguna sebelumnya, DJI secara drastis meningkatkan kapasitas penyimpanan internal. Mini 5 Pro dibekali memori internal sebesar 42GB, jauh melampaui 2GB yang ada pada Mini 4 Pro. Fitur pelacakan subjek ActiveTrack 360° juga diperbarui dengan mode baru yang lebih cerdas untuk skenario olahraga.
Pembaruan ini secara jelas menempatkan DJI Mini 5 Pro sebagai drone mini paling canggih saat ini. Bagi Anda yang merupakan pengguna Mini 4 Pro, peningkatan pada sensor kamera 1 inci dan tambahan sensor LiDAR untuk keamanan terbang malam hari adalah dua alasan yang sangat kuat untuk melakukan upgrade, terutama jika kualitas gambar dalam cahaya rendah adalah prioritas.
Sementara bagi pengguna baru, Mini 5 Pro kini menjadi standar baru di kelasnya, menawarkan paket lengkap yang sangat mumpuni bagi siapa pun yang serius ingin mendalami fotografi dan videografi udara.







