Permintaan TV Jumbo Meningkat, Samsung Dorong Tren Layar 75–115 Inci di Ruang Keluarga

Zona Malang – Ruang keluarga sekarang bukan lagi sekadar tempat menaruh sofa dan meja tamu. Di banyak rumah di Indonesia, televisi pintar menjadi “panggung utama” untuk maraton film, nobar bola, sampai karaoke bareng keluarga. Menariknya, bukan lagi layar kecil yang dicari, melainkan TV berlayar raksasa yang benar-benar terasa seperti bioskop pribadi di rumah.

Data menunjukkan, setelah smartphone dan laptop/desktop, smart TV masih menjadi perangkat favorit bagi 38,7% pengguna internet di Indonesia dalam mengakses hiburan dan menunjang gaya hidup digital mereka. Artinya, TV tetap memegang peran sentral di tengah gempuran gawai pribadi. Yang membedakan, menurut berbagai studi, adalah ukuran layar dan pengalaman menonton yang dihadirkan. Tak heran, permintaan smart TV berukuran 70 inci ke atas kini tumbuh dengan cepat.

Melihat perubahan kebiasaan menonton ini, Samsung tidak hanya menambah ukuran layar, tetapi juga meracik ekosistem “TV layar besar” yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan hiburan, pekerjaan, sampai momen kumpul keluarga di satu perangkat.

Lini TV Layar Besar Samsung: 75 sampai 115 Inci

Samsung kini menghadirkan pilihan TV layar besar yang kian beragam: mulai dari 75 inci, 85 inci, 98 inci, 100 inci, hingga 115 inci, dengan opsi resolusi dan spesifikasi yang berbeda untuk menyesuaikan kebutuhan pengguna.[4] TV-TV ini hadir dalam berbagai lini, mulai dari Crystal UHD, QLED, The Frame, OLED, Neo QLED 4K, hingga Neo QLED 8K.

Dengan rentang ukuran tersebut, konsumen bisa menciptakan suasana yang berbeda di rumah: ruang keluarga menyerupai bioskop mini, ruang tamu yang cocok untuk nobar pertandingan sepak bola, hingga area santai yang nyaman untuk karaoke dan bermain gim bersama.

“Sebagai brand TV nomor 1 di dunia selama 19 tahun, Samsung terus menghadirkan inovasi dan pilihan TV layar besar mulai dari 75 inci hingga 115 inci melalui berbagai lini mulai dari Crystal UHD, QLED, The Frame, OLED, Neo QLED 4K hingga Neo QLED 8K.

Samsung Big Screen TV dirancang untuk menjawab kebutuhan hiburan, pekerjaan, pendidikan, hingga momen berkumpul. Dengan gambar yang imersif, kualitas suara yang jernih, dan ekosistem terpadu, pengalaman menonton dan beraktivitas menjadi lebih hidup, lebih dekat, dan lebih bermakna setiap hari,” ujar Lo Khing Seng, Head of Audio Visual Business, Samsung Electronics Indonesia.

Pernyataan ini menggambarkan satu hal: bagi Samsung, TV layar besar bukan hanya soal “besar ukurannya”, tetapi bagaimana layar tersebut menjadi pusat aktivitas keluarga modern.

Layar Super Besar, Detail Tetap Tajam dan Nyaman di Mata

Salah satu kekhawatiran ketika memilih TV besar adalah kualitas gambar yang berpotensi menurun saat konten diperbesar. Di sinilah Samsung mengandalkan big inch picture enhancer. Teknologi ini dirancang untuk memaksimalkan tampilan di layar jumbo dengan cara meredam noise dan memperkuat tampilan warna hitam, sehingga detail gambar tetap tajam dan warna tampak lebih kaya serta hidup.

Teknologi ini cocok untuk berbagai skenario: menonton film penuh warna, mengikuti siaran olahraga yang menuntut detail gerakan, hingga bermain gim yang kaya efek visual bersama kerabat. Dengan layar yang besar, anggota keluarga bisa menikmati konten dari berbagai posisi duduk tanpa kehilangan detail penting.

Faktor kenyamanan juga jadi perhatian. Berkat teknologi Glare Free[5], pantulan cahaya dari jendela, sinar matahari, maupun lampu ruangan dapat diminimalkan. Ini membuat pengalaman menonton lebih nyaman, baik siang maupun malam, tanpa harus repot mematikan lampu atau menutup tirai setiap kali menyalakan TV.

Bioskop Pribadi di Ruang Keluarga: AI Picture dan AI Sound

Konsumen yang memilih TV jumbo umumnya tidak sekadar mengejar ukuran, tetapi juga kualitas. Mereka ingin pengalaman menonton yang mendekati, atau bahkan melampaui, kualitas bioskop.

Pada TV layar besar Samsung, teknologi big inch picture enhancer berbasis AI membantu meningkatkan kualitas konten sehingga tampak lebih jernih di layar super besar. Algoritma AI akan memperbaiki ketajaman dan detail gambar, termasuk ketika sumber konten memiliki resolusi yang tidak terlalu tinggi.

Untuk model AI TV seperti Neo QLED 4K maupun Neo QLED 8K, pengalaman ini diperkuat dengan AI Picture dan AI Sound. Kedua teknologi ini akan secara otomatis menyesuaikan pengaturan gambar dan suara sesuai dengan jenis konten yang sedang ditonton. Pengguna tidak perlu repot mengutak-atik menu pengaturan; TV yang “bekerja” menyesuaikan kondisi agar film, serial, ataupun tayangan lain tampil optimal.

Suasana menonton juga dibantu oleh teknologi Active Voice Amplifier (AVA).[6] Melalui sensor suara di TV, sistem akan menganalisis kebisingan konstan di ruangan—misalnya suara vacuum cleaner atau suara bising dari luar rumah—lalu menyesuaikan volume sehingga dialog dalam tayangan tetap terdengar jelas. Fitur ini berguna untuk keluarga dengan aktivitas rumah tangga yang padat, tetapi tidak ingin melewatkan percakapan penting di film atau serial favorit.

Hilangkan Rebutan Remote: Multi View dan Dual Audio

Di banyak rumah, satu TV sering kali harus “melayani” selera tontonan yang berbeda. Ada yang ingin menonton pertandingan sepak bola, ada yang ingin menonton konten YouTube, sementara yang lain ingin mengikuti berita.

Samsung mencoba menyelesaikan problem klasik ini melalui fitur multi view. Pada TV 4K, pengguna dapat menampilkan dua konten video berbeda dalam satu layar. Sementara di Neo QLED 8K, satu layar dapat sekaligus menayangkan hingga empat konten. Ayah bisa menonton laga sepak bola, ibu memantau drama favorit, sementara anak menikmati konten edukatif di platform video, semuanya dalam satu layar besar yang dibagi rapi.

Pengalaman multitasking ini didukung oleh kemampuan dua mode output suara yang dapat berjalan secara simultan. Anak-anak dapat mendengarkan suara dari kanal YouTube lewat speaker TV atau soundbar, sementara Ayah mendengarkan berita melalui Samsung Galaxy Buds tanpa mengganggu yang lain. Pengaturan audio adaptif membuat dialog tidak tertelan oleh suara latar dari konten lain.

TV yang Juga Jadi Layar Kerja dan Belajar

TV layar besar Samsung juga dirancang untuk menjawab kebutuhan produktivitas. Dengan koneksi nirkabel, smart TV bisa dihubungkan ke laptop atau perangkat mobile untuk menampilkan dokumen kerja, presentasi, maupun tugas sekolah anak pada layar besar yang lebih nyaman dilihat.

Kegiatan seperti video call, presentasi jarak jauh, hingga belajar daring bisa dilakukan di ruang keluarga dengan tampilan yang lebih lega. Untuk keluarga yang menerapkan pola kerja hibrida atau sekolah dari rumah, kehadiran TV layar besar ini membantu menjadikan satu ruang sebagai pusat aktivitas: bekerja, belajar, dan bersantai.

Dengan fleksibilitas tersebut, TV bukan lagi sekadar alat menonton, tetapi juga perangkat serbaguna yang menyatukan dunia kerja, pendidikan, dan hiburan di satu titik yang sama.

Seru-seruan Tanpa Batas: Karaoke dan Gaming di Layar Jumbo

Untuk momen bersenang-senang, TV Samsung layar besar menawarkan pengalaman karaoke langsung dari TV melalui dukungan ekosistem SmartThings.[7] Pengguna bisa menjalankan aplikasi Stingray yang menyediakan katalog lagu dari berbagai genre populer, mulai dari pop, rock, country, R&B, hingga hip-hop.

Layar besar memastikan lirik dan visual tampak jelas bagi semua orang di ruangan, tanpa perlu berdesakan mendekati layar. Yang menarik, mikrofon tidak harus berupa mic khusus; smartphone bisa diubah menjadi mobile mic[8] dengan menghubungkannya melalui aplikasi Stingray dan dikontrol lewat aplikasi SmartThings.

Kualitas suara ditopang oleh dukungan Dolby Atmos[9], yang menghasilkan efek suara surround imersif. Suasana karaoke di rumah pun terasa lebih “menggelegar”, seperti berada di ruang karaoke profesional namun dengan kenyamanan ruang keluarga sendiri.

Bagi penggemar gim, TV layar besar Samsung juga siap diajak bermain serius. Fitur Motion Xcelerator dengan refresh rate mulai 120Hz hingga 165Hz[10] memastikan tampilan gim berkecepatan tinggi tetap mulus dan jelas di layar besar. Sementara teknologi FreeSync Premium Pro[11], yang dibangun di atas teknologi inti AMD FreeSync™, membantu mengurangi stutter dan screen tearing, sehingga gameplay terasa lebih halus dan responsif.

Fitur AI Auto Game Mode membuat TV secara otomatis mengenali genre gim yang dimainkan dan mengoptimalkan pengaturan gambar serta suara. Pengguna cukup fokus pada permainan, sementara TV mengurus teknis di belakang layar.

Layar Lebih Besar, Pengalaman Lebih Bermakna

Lewat rangkaian TV layar besar ini, Samsung berupaya menunjukkan bahwa pengalaman hiburan di rumah bisa dibuat lebih luas, lebih hidup, dan lebih bermakna bagi penggunanya. Dari menonton film dan olahraga, bekerja dan belajar, hingga karaoke dan gaming, semuanya bisa dilakukan di satu layar besar yang menjadi pusat aktivitas keluarga.

Konsumen yang ingin mengenal lebih jauh tentang kecanggihan TV layar besar Samsung dan bagaimana perangkat ini dapat mendukung gaya hidup modern dapat mengunjungi Samsung Newsroom Indonesia serta situs resmi Samsung.com/id.