Zona Malang – Elon Musk, CEO X (sebelumnya Twitter), berencana untuk mengubah model bisnis jejaring sosial microblogging yang dimilikinya menjadi aplikasi berbayar sepenuhnya. Rencana ini ia sampaikan saat berbicara dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dalam diskusi mengenai teknologi kecerdasan buatan (AI) dan akun bot di Twitter.
Menurut Elon Musk, sistem pembayaran akan menjadi solusi terbaik dalam melawan akun bot di platform X/Twitter. “Kami tengah beralih ke model langganan bulanan untuk penggunaan sistem X (atau Twitter),” ungkap Musk.
Musk menambahkan bahwa biaya untuk membuat satu akun bot sangatlah murah, namun dengan biaya langganan bulanan, biaya efektif pembuatan akun bot akan menjadi tinggi.
Selain itu, Musk menekankan bahwa jika rencana ini benar-benar terlaksana, biaya langganan akan sangat terjangkau. “Kami akan memberikan harga yang rendah. Jadi, kami ingin harganya tidak terlalu mahal,” kata Musk.
Namun, belum diketahui apakah rencana ini merupakan tanggapan spontan dari Musk atau sudah menjadi rencana tetap perusahaan.
Saat ini, X Twitter sudah memiliki skema langganan berbayar yang disebut X Blue dengan berbagai manfaat bagi pengguna berbayar.
Model bisnis berbayar ini tampak mirip dengan layanan streaming seperti Netflix, di mana pengguna harus membayar untuk mengakses platform. Platform X memiliki 550 juta pengguna aktif bulanan, namun pendapatan iklan perusahaan mengalami penurunan sejak Musk mengakuisisi Twitter pada November 2022.
Perubahan model bisnis ini tampaknya ditujukan untuk meningkatkan pendapatan perusahaan, dan Elon Musk dilaporkan cukup tertarik untuk mengadopsi model bisnis ini.
Saat ini, ia sedang mempertimbangkan ide model bisnis baru dalam diskusi bersama karyawan internal perusahaan.***







