Kampung Heritage Kayutangan: Menghidupkan Sejarah di Jantung Kota Malang

Zona Malang – Di tengah hiruk-pikuk Kota Malang, tersembunyi sebuah kawasan yang menjadi saksi bisu perjalanan panjang sejarah—Kampung Heritage Kayutangan. Terletak di Jalan Jenderal Basuki Rahmat, Kelurahan Kauman, Kecamatan Klojen, kampung ini bukan hanya sekadar jejak arsitektur era kolonial yang masih kokoh berdiri.

Lebih dari itu, kawasan ini mengisahkan masa kejayaan serta berbagai peristiwa bersejarah yang tak ternilai harganya.

Beragam bangunan tempo dulu di Kayutangan, yang masih terjaga keasliannya, menjadi daya tarik wisata yang menjanjikan bagi warga sekitar. Dengan mengedepankan unsur budaya dan sejarah, kampung ini mengusung konsep heritage sebagai daya tarik utama.

Kampung yang pernah dikenal sebagai Kampung Religi ini, kini berubah fokus dan menjelma menjadi destinasi wisata sejarah yang menarik banyak pengunjung.

Menurut Mila Kurniawati, Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kayutangan, kampung ini awalnya mengangkat tema wisata religi, karena adanya Makam Mbah Honggo, yang menjadi bagian dari sejarah lokal.

Namun, karena lahan makam tersebut merupakan lahan pribadi, program wisata religi terpaksa dihentikan. Sebagai gantinya, Kayutangan mengembangkan konsep heritage, dengan mengedepankan warisan budaya dan arsitektur kolonial yang masih terpelihara.

Untuk memperkuat tema heritage, kelompok pengembangan Kampung Kayutangan sempat melakukan studi banding ke Kampung Maspati di Surabaya, yang dikenal sebagai salah satu kampung wisata sejarah terkemuka.