Kampung Heritage Kayutangan: Menghidupkan Sejarah di Jantung Kota Malang

Dari hasil studi tersebut, mereka mendapatkan banyak inspirasi mengenai pengelolaan destinasi wisata berbasis sejarah.

Pengunjung yang ingin menikmati suasana tempo dulu hanya perlu membayar Rp 5.000 sebagai tiket masuk. Setiap pengunjung akan diberikan postcard sebagai tanda terima kasih sekaligus alat hitung jumlah wisatawan.

Sejak dibuka kembali setelah masa pandemi, Kampung Heritage Kayutangan terus mengalami peningkatan jumlah pengunjung, yang memicu pengelola untuk meningkatkan kualitas layanan dan keamanan.

Pengelola telah memasang CCTV, mengatur portal masuk, serta menugaskan petugas keamanan dan kebersihan untuk menjaga ketertiban dan keindahan kawasan.

Dengan pengelolaan yang baik dan dukungan penuh dari masyarakat setempat, Kampung Heritage Kayutangan diharapkan terus berkembang menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Kota Malang, yang tidak hanya menjaga sejarah tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi warga lokal.